Kerahkan 87 Orang Tim Pencari, Tim SAR Limapuluh Kota Masih Cari Satu Korban Hilang

Pencarian dilakukan terhadap penumpang mobil minibus yang terjun ke sungai PLTA Batang Agam pada Minggu (9/6) lalu.

Kerahkan 87 Orang Tim Pencari, Tim SAR Limapuluh Kota Masih Cari Satu Korban Hilang
tribun padang
Tim pencari saat memeriksa pinggiran sungai di lokasi jatuhnya mobil minibus putih nomor polisi BA 17X1 BP, Rabu (12/6). Hingga kemarin siang, satu korban masih hilang dan terus dicari. 

tribunpekanbaru.com - Pencarian Korban hilang akibat mini bus masuk jurang, Rabu (12/6) masih berlanjut di sekitar lokasi kejadian.

Pencarian hingga Rabu sudah melibatkan sekitar 87 orang petugas gabungan, termasuk dari Federasi Arung Jeram Indonesia (FAJI) Sumbar yang mengerahkan 14 orang anggotanya.

Koordinator Pos SAR Limapuluh Kota, Robi Saputra mengatakan, ada 87 orang lebih ikut dalam pencarian pada Rabu (12/6), terdiri dari Basarnas, BPBD Agam, BPBD Payakumbuh, BPBD Tanah Datar, PMI Agam, Pol PP Agam, BRT, masyarakat, FAJI (Federasi Arum Jeram), TNI, Polri, dan lainnya.

Menurutnya, upaya pencarian dilakukan dengan cara membagi menjadi dua arah. Ada dua kelompok pertama datang dari lokasi jatuhnya mobil yaitu di dekat kawasan PLTA di Kabupaten Agam.

"Kelompok selanjutnya menyisir dari bawah atau arah hilir sungai yaitu dari Jembatan Ibuah, Kota Payakumbuh, atau Tugu Ratapan Ibu mengarah ke hulu," kata Robi kepada Tribun Padang, Rabu (12/6).

Dia menjelaskan, penyisiran ini meliputi lokasi di sekitar Jembatan Ibuah atau Tugu Ratapan Ibu, dan Jembatan Ibuah ke arah Jembatan Barulak.

"Sebaliknya nanti akan digantikan oleh tim lainnya dari Jembatan Barulak ke Jembatan Ibuah kembali," katanya.

Begitu pula dengan tim lain yang menyisir dari PLTA, tempat lokasi jatuhnya kendaraan ke arah Jembatan Barulak. "Jadi pada hari ini (kemarin) ada ada banyak tim yang dibagi untuk mempermudah pencarian," ujarnya lagi.

Robi menambahkan, saat ini pencarian menemukan sedikit kendala karena debit air sedikit besar setelah hujan mengguyur. "Medan yang dilewati sedikit sulit karena di lokasi pencarian turun hujan gerimis. Jalur yang dilalui juga licin," tambah Robi.

Peristiwa ini terjadi pada Minggu (9/6) lalu, saat satu unit mobil minibus berwarna putih bermuatan 10 orang, terjun ke sungai PLTA Batang Agam di Kabupaten Agam, Sumatra Barat. Peristiwa itu terjadi pada malam hari sekitar pukul 22.30 WIB.

Dari peristiwa itu, delapan orang penumpang mobil berhasil dievakuasi dengan selamat, dan satu orang ditemukan meninggal dunia. Sedangkan satu korban lagi dinyatakan hilang terbawa arus sungai dan masih dalam pencarian. Korban yang masih hilang tersebut bernama Defa berusia 7 tahun. (tribun padang)

Penulis: rinaldi
Editor: rinaldi
Sumber: Tribun Padang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved