Siak

Sudah Operasikan 9 ATM Beras di Seluruh Kabupaten Siak

Ketua BAZNas Siak Abdul Rasyid mengatakan, pihaknya sudah meluncurkan 9 ATM beras di seluruh Kabupaten Siak

Sudah Operasikan 9 ATM Beras di Seluruh Kabupaten Siak
istimewa
Bupati Siak Syamsuar, Wabup Alfedri, Kepala Kantor Kemenag Siak Muharram, pengurus BAZNas Siak foto bersama di mesin ATM beras di Masjid Alfattah beberapa waktu lalu. 

TRIBUNSIAK.COM, SIAK - Ketua BAZNas Siak Abdul Rasyid mengatakan, pihaknya sudah meluncurkan 9 ATM beras di seluruh Kabupaten Siak. Seluruh ATM beras yang berada di berbagai kecamatan itu sudah bisa dimanfaatkan oleh warga.

"Terakhir kita launching bersama Pak Bupati di Masjid Assa'adah, Kampung Buantan II, Kecamatan Koto Gasib. Kita upayakan terus menambah untuk di kecamatan lain," kata dia, Selasa (18/6/2019).

ATM beras tersebut untuk meningkatkan pelayanan BAZNas kepada para mustahik zakat. Pihanya mengutamakan lima program pokok, di antaranya Siak Makmur, Siak Cerdas, Siak Sehat, Siak Peduli dan Siak Taqwa.

"Dari 8 ATM yang telah kami launching sebelumnya, Alhamdulilah sudah melayani 400 keluarga, dan ini jelas mempermudah untuk membagikan beras kepada mustahik dan kaum duafa setiap harinya", kata dia.

ATM Beras ini, sambungnya, hanya bisa dipergunakan setiap selesai Salat Subuh. Untuk mustahik yang ingin mengambil beras, dibatasi setiap keluarga hanya 1-2 liter beras.

"ATM Beras ini sengaja kami letakkan di masjid, supaya ada kegiatan sosial di masjid selain untuk tempat beribadah, seperti membayar dan memberikan zakat, serta memberikan beras kepada yang mustahik dan kaum duafa," ucap Rasyid.

Sementara itu, Bupati Siak Alfedri bersyukur karena sampai saat ini ini, sudah 9 ATM beras yang telah beroperasi.

"Alhamdulillah sudah 9 ATM besar yang di operasikan di Kabupaten Siak, ini merupakan keberkahan bagi kita semua di bidang teknologi,"kata Alfedri.

Program ATM Beras dari BAZNas Siak ini, juga berkaitan dengan program pemerintah daerah, yakni Salat Subuh berjamaah di masjid.

"Oleh karena itu, ATM Beras hanya beroperasi ketika selesai salat subuh. Sehingga akan menarik masyarakat untuk salat berjamaah di masjid," ucapnya.

Kemudian, untuk mengajak masyarakat salat berjamaah di masjid, Pemkab Siak juga melaksanakan Program Kampung Keluarga Sakinah, dan adanya Organisasi Pejuang Subuh yang digerakkan oleh pemuda di Kecamatan Siak, Mempura dan Koto Gasib.

"Semoga dengan adanya program tersebut, kesadaran masyarakat untuk salat berjamaah di masjid terus meningkat, sehingga setiap harinya masjid akan penuh," harap Alfedri. (Tribunpekanbaru.com/mayonal putra)

Penulis: Mayonal Putra
Editor: Nurul Qomariah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved