Rokan Hulu

Laporkan Dugaan Tindak Pidana Korupsi di Rohul Lewat Whatssapp Kajari, Begini Caranya

Inovasi terus dilakukan Kejari Rohul, dalam meningkatkan pengawasan terhadap tindak pidana korupsi, khususnya Dana Desa.

Laporkan Dugaan Tindak Pidana Korupsi di Rohul Lewat Whatssapp Kajari, Begini Caranya
The Financial Express
WhatsApp 

Laporkan Dugaan tindak pidana korupsi di Rohul Lewat Whatssapp Kejari, Begini Caranya

TRIBUNROHUL.COM, PASIRPANGARAIAN - Demi memberikan layanan prima kepada masyarakat, berbagai terobosan dan Inovasi terus dilakukan Kejaksaan Negeri (Kejari) Rokan Hulu (Rohul), dalam meningkatkan pengawasan terhadap tindak pidana korupsi, khususnya dana desa.

Di antara inovasi yang dilakukan Korps Adyaksa dalam memaksimalkan pengawasan adalah dengan menggunakan tekhnologi informasi dalam system pelaporan dugaan tindak pidana korupsi yang berpotensi menimbulkan Kerugian Negara.

Kasi Intel Kejari Rohul, Ade Maulana SH. MH, mengungkapkan, Kejaksaan Negeri Rokan Hulu saat ini telah memiliki website yang memiliki Aplikasi Pelaporan Via Whatsapp yang dapat mempermudah masyarakat menyampaikan pengaduan khususnya terkait indikasi terjadinya tindak pidana korupsi.

Baca: Kapitra Ampera Makin Pede? Voxpol Center Rilis Namanya Dapat Jabatan Kejagung

Diterangkan Kasi Intel, cara menggunakan layanan aplikasi laporan via Whatsapp Kejari Rohul ini cukup mudah.

Warga cukup membuka website www.kejari-rokanhulu.go.id dan mengklik simbol Live Chat Whatsapp yang berada disebalah kanan laman utama website tersebut.

Setelah mengklik, tambahnya, warga akan langsung terkoneksi dengan Whatsapp khusus milik kejaksaan Negeri Rohul dan bisa melaporkan langsung adanya indikasi terjadinya tindak pidana korupsi untuk segera di tindak lanjuti Pihak Kejaksaan.

"Bagi masyarakat yang ingin melapor, bisa langsung mengupload fakta-fakta dugaan tindak pidana korupsi, baik berupa foto atau dokumen-dokumen yang diduga terdapat indikasi tindak pidana korupsi di dalamnya," jumat (5/7/2019).

Ade menerangkan, hasil tindak lanjut laporan tersebut akan disampaikan pihak kejaksaan melalui Whatsapp, sehingga masyarakat tidak perlu repot datang ke kantor kejaksaaan untuk mengatahui sejauh mana perkembangan laporanya.

"Perlu kita tegaskan, Kejaksaaan Negeri Rohul, juga menjamin kerahasian para Pelapor," sebutnya.

Baca: FOTO: Suasana Haru Mewarnai Pelepasan Jemaah Calon Haji Kloter Pertama di Kemenag Pekanbaru

Ade menerangkan, sain memudahkan masyarakat dalam memberikan Informasi dugaan tindak pidana korupsi kepada Kejaksaan, aplikasi ini diharapkan dapat meningkatkan pengawasan terhadap pelaksanaan kegiatan-kegiatan yang menggunakan anggaran negara ditengah terbatasnya personel Kejaksaan Negeri Rohul saat ini.

"Jadi melalui apliksi ini, kita ingin melibatkan masyarakat secara aktif dalam melakukan pengawasan terhadap indikasi penyalahgunaan anggaran negara di daerah masing-masing. Sehingga potensi terjadinya tindak pidana korupsi bisa diminimalisir," pungkasnya. (tribunrohul.com/donny kusuma putra).

Penulis: Donny Kusuma Putra
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved