Dalam Tahun ini, Sudah Ada 14 Kasus Kekerasan Dilakukan Kelompok SMB

Kelompok Serikat Mandiri Batanghari, Jambi, disebut kejam karena tak segan melukai warga yang tak sesuai dengan kehendak mereka.

Dalam Tahun ini, Sudah Ada 14 Kasus Kekerasan Dilakukan Kelompok SMB
antara
Pangdam Sriwijaya Mayjen TNI Irwan (dua kanan), Gubernur Jambi Fachrori Umar (tiga kanan), Kapolda Jambi Irjen Muchlis (tengah), memeriksa barang bukti yang disita dari kelompok SMB di Polda Jambi, Jumat (19/7). 

tribunpekanbaru.com - Kelompok Serikat Mandiri Batanghari (SMB) disebut-sebut kelompok kejam, karena sudah banyak korban luka berjatuhan akibat aksi mereka.

Dalam setahun terakhir, kelompok SMB disebut sudah 14 kali melakukan tindak kriminal. Korbannya dari kalangan masyarakat, TNI, maupun polisi.

Kapolda Jambi, Irjen Pol Muchlis AS mengatakan, dari data dari Polres maupun masyarakat, tercatat sudah 14 kali SMB melakukan tindak kriminal dengan cara memukul korbannya sampai luka, umumnya dengan senjata tajam.

"Kalau laporan kriminal SMB tercatat sudah 14, dan terakhir pemukulan terhadap 3 TNI dan 2 polisi saat pemadaman Karhutla di Distrik 8 Kabupaten Batanghari, Jambi,” ujarnya Jumat (19/7).

Selain itu, Kepala Desa Sengkati Baru, juga jadi korban pemukulan kelompok SMB pada 10 Juli lalu. Sedangkan masyarakat desa diancam sehingga menjadi resah. "Laporan ke kita, Kelompok SMB pakai senjata rakitan dan sajam, mengancam masyarakat sehingga banyak yang resah," ucap Muchlis.

Selain 45 orang yang ditangkap, anggota SMB lainnya yang melarikan diri saat ini tengah diburu. "Anggota Polri dan TNI di Kabupaten Batanghari melakukan pencarian kelompok SMB lainnya," katanya. (rin/vva)

Penulis: rinaldi
Editor: rinaldi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved