Dumai

KPK Geledah 3 Lokasi di Dumai Riau Terkait Dugaan Korupsi Walikota Zulkifli AS

Petugas dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) setidaknya melakukan penggeledahan di tiga lokasi di Kota Dumai, Selasa (13/8/2019).

KPK Geledah 3 Lokasi di Dumai Riau Terkait Dugaan Korupsi Walikota Zulkifli AS
Kompas.com
Pembunuhan Satu Keluarga 

KPK Geledah 3 Lokasi di Dumai Riau Terkait Dugaan Korupsi Walikota Zulkifli AS

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Petugas dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) setidaknya melakukan penggeledahan di tiga lokasi di Kota Dumai, Selasa (13/8/2019).

Hal ini terkait penyidikan perkara dugaan suap tentang usulan dana perimbangan keuangan daerah pada Rancangan APBN Perubahan Tahun Anggaran 2018.

"Tim dari KPK melakukan penggeledahan di 3 lokasi di Dumai. Diantaranya Kantor Dinas Kesehatan Kota Dumai, Kantor LPSE Kota Dumai, dan Rumah Dinas Walikota Dumai," kata Febri Diansyah selaku Juru Bicara KPK saat dikonfirmasi Tribun, Selasa sore.

Baca: 5 Jam di Rumah Walikota Dumai Zulkifli AS, Petugas KPK Keluar Bawa 2 Koper Lewat Pintu Belakang

Baca: Petugas KPK Geledah Rumah Dinas Walikota Dumai Zul AS dan Sekretariat Daerah Pemko Dumai Riau

Febri menuturkan, dari lokasi tersebut, KPK mengamankan sejumlah dokumen terkait lelang proyek-proyek di Kota Dumai yang berasal dari alokasi dana perimbangan keuangan daerah.

Untuk diketahui, Walikota Dumai Zulkifli Adnan Singkah atau Zul AS sudah ditetapkan statusnya sebagai tersangka oleh KPK pada awal Mei 2019 lalu.

Penetapan tersangka Zul AS ini, merupakan hasil pengembangan kasus dugaan suap terkait usulan dana perimbangan keuangan daerah pada Rancangan APBN Perubahan Tahun 2018.

Zul AS diduga memberi uang sebesar Rp550 juta kepada mantan pegawai di Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan Kementrian Keuangan, Yaya Purnomo dan kawan-kawan.

Uang itu untuk memuluskan urusan dana alokasi khusua Kota Dumai dalam APBN Perubahan Tahun 2017 dan APBN 2018.

Sementara diberitakan sebelumnya, rumah dinas Walikota Dumai didatangi petugas dari KPK yang turut diikuti oleh sejumlah personil Shabara Polres Dumai untuk melakukan pengamanan.

Tak ada informasi lebih banyak tentang keberadaan Walikota Dumai di kediamannya tersebut. Aktifitas nampak lengang dengan beberapa ASN hilir mudik di bagian belakang rumah dinas tersebut.

Diduga, kehadiran petugas KPK di kediaman dinas Walikota Dumai masih berhubungan dengan kelanjutan kasus korupsi yang tengah diselidiki oleh KPK beberapa waktu lalu.

Baca: TAPIR Keluar Hutan Akibat Karhutla di Riau, Jejaknya Disangka Warga Inhil Jejak Harimau Sumatera

Baca: Sinopsis Ishq Subhan Allah Episode 31, ANTV Hari Rabu (14/8/19): Kabeer Jebak Zafar? - VIDEO

Sebagai informasi, kedatangan Petugas KPK ke kediaman dinas Walikota Dumai Zul AS kali ini merupakan yang kedua kali.

Sekitar medio Mei 2019 lalu, Petugas KPK juga sempat melakukan penggeledahan di rumah dinas Zul AS.

Saat itu, petugas KPK membawa sejumlah barang hasil penggeledahan sebanyak tiga koper hasil penggeledahan tersebut.(Tribunpekanbaru.com/Rizky Armanda)

Penulis: Rizky Armanda
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved