Berita Riau

TAPIR Keluar Hutan Akibat Karhutla di Riau, Jejaknya Disangka Warga Inhil Jejak Harimau Sumatera

Tapir keluar hutan akibat Kebakaran Hutan dan Lahan atau Karhutla di Riau, jejaknya disangka warga Indragiri Hilir (Inhil) jejak Harimau Sumatera

TAPIR Keluar Hutan Akibat Karhutla di Riau, Jejaknya Disangka Warga Inhil Jejak Harimau Sumatera
Tribun Pekanbaru/Istimewa/BBKSDA Riau
TAPIR Keluar Hutan Akibat Karhutla di Riau, Jejaknya Disangka Warga Inhil Jejak Harimau Sumatera 

TAPIR Keluar Hutan Akibat Karhutla di Riau, Jejaknya Disangka Warga Inhil Jejak Harimau Sumatera

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Tapir keluar hutan akibat Kebakaran Hutan dan Lahan atau Karhutla di Riau, jejaknya disangka warga Indragiri Hilir (Inhil) jejak Harimau Sumatera.

Tim dari Balai Besar Konservasi dan Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau melakukan identifikasi temuan yang diduga jejak harimau Sumatra di di Kabupaten Inhil.

Baca: Lahan STADION UTAMA Riau Diduga Bersengketa, Baliho LSM Perisai Sebut Pemilik Ahli Waris Syamsuar

Baca: Anggota DPRD Terpilih Kuansing Riau Kebagian PIN EMAS 10 Gram Saat Dilantik, Ini Jadwal Pelantikan

Baca: BREAKING NEWS: Kediaman Walikota Dumai Riau Zulkifli AS Kembali Digeledah KPK

Baca: Petugas KPK Geledah Rumah Dinas Walikota Dumai Zul AS dan Sekretariat Daerah Pemko Dumai Riau

Dimana pada 11 Agustus 2019, Tim Rescue BBKSDA Riau mendapatkan laporan temuan jejak misterius, tepatnya di Parit 16 Kelurahan Sungai Beringin, Kec. Tembilahan, Kabupaten Inhil.

Masyarakat menduga-duga, jejak itu milik satwa 'Kucing Belang Raksasa' yang punya nama latin Panthera tigris sumatrae ini

Keesokan harinya, tim segera turun untuk melakukan kordinasi dengan RT dan tokoh masyarakat setempat.

Serta menggali informasi tentang adanya perjumpaan dan temuan jejak yang diduga satwa harimau tersebut.

Setelah itu tim bersama masyarakat melakukan pengecekan ke lokasi dan menemukan jejak yang dimaksud.

"Dari hasil identifikasi dan observasi di lapangan, jejak tersebut adalah jejak tapir, yang diduga keluar dari habitatnya dikarenakan adanya lahan terbakar. Kemunculan dan penampakan satwa tapir tersebut sudah satu minggu," kata Kepala BBKSDA Riau Suharyono, Selasa (13/8/2019).

Dibeberkan dia, pertama kali tapir tersebut terlihat pada hari Rabu (7/8/2019).

Baca: BREAKING NEWS: Mendarat di Pelalawan Riau, Menteri LHK-Kapolri-Panglima TNI Menuju Lokasi Karhutla

Baca: Menteri LHK-Kapolri-Panglima TNI ke Riau, Ada INVESTOR Beli Lahan TNTN, Muncul Nama Cyrus Sinaga

Baca: PERAMBAH Hutan di TNTN Riau Ditangkap, Kelola dan Jual Tanah Tesso Nilo hingga Ditanami Kelapa Sawit

Berdasarkan identifikasi tersebut, tim melakukan sosialisasi kepada masyarakat agar tidak resah dengan kemunculan satwa tapir.

"Kita juga menyampaikan bahwa satwa tersebut tidak membahayakan bagi masyarakat dan merupakan salah satu satwa yang dilindungi oleh Undang-undang sehingga tidak boleh diburu," ucapnya.

Dia menambahkan, apabila ke depan masih ditemukan jejak tersebut, masyarakat bisa menginfomasikan kepada pihak BBKSDA Riau melalui Call Center 081374742981.

TAPIR Keluar Hutan Akibat Karhutla di Riau, Jejaknya Disangka Warga Inhil Jejak Harimau Sumatera. (Tribunpekanbaru.com/Rizky Armanda)

Penulis: Rizky Armanda
Editor: Nolpitos Hendri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved