Pekanbaru

Penggemar Tere Liye Minta Izin Pulang Lebih Awal Demi Ketemu Idola di Gramedia Jenderal Sudirman

Penulis buku best seller, Tere Liye, yang hadir di Pekanbaru dalam kegiatan bedah buku si Anak Badai, Jumat

Penggemar Tere Liye Minta Izin Pulang Lebih Awal Demi Ketemu Idola di Gramedia Jenderal Sudirman
Tribun Pekanbaru/Alex Sander
Kegiatan bedah buku si Anak Badai Tere Liye bersama para penggemarnya di Pekanbaru, di Gramedia Jalan Sudirman Pekanbaru, Jumat (16/8/2019). 

Penggemar Tere Liye Minta Izin Pulang Lebih Awal Demi Bertemu Sang Idola di Gramedia Jenderal Sudirman

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU -- Ruangan lantai 2 Gramedia Jendral Sudirman Pekanbaru tampak begitu ramai dihadiri oleh para penggemar penulis buku best seller, Tere Liye, yang hadir di Pekanbaru dalam kegiatan bedah buku si Anak Badai, Jumat (16/8/2019).

Seluruh peserta bedah buku tersebut tampak antusias mengikuti dari awal hingga akhir, karena mereka memang sudah tidak sabar ingin bertemu, mendengarkan langsung serta diskusi dengan Tere Liye, melalui kegiatan bedah buku tersebut.

Para peserta juga berkesempatan bertanya kepada Tere Liye, dan sesekali bertepuk tangan dan decak kagum atas penjelasan Tere Liye.

Baca: Tabrak Lari di Lintas Timur, Mahasiswa Asal Inhil Riau Tewas di Tempat

Dalam kesempatan itu, Tere Liye memotivasi para penggemarnya, yang pada umumnya berasal dari kaum milenial anak-anak muda, mulai dari pekerja, mahasiswa, dan pelajar.

Ia menyampaikan, bahwa setiap perjalanan ke tempat-tempat baru, merupakan kesempatan untuk mengumpulkan ide-ide baru sebagai bahan untuk menulis.

"Setiap bepergian kemana saja, waktunya untuk mengumpulkan ide-ide baru. Banyak hal yang akan kita temukan. Banyak ide yang bisa kita kumpulkan," kata Tere Liye dalam kesempatan itu.

Sejumlah para penggemar Twre Liye yang hadir dalam kesempatan itu mengaku rela meninggalkan pekerjaannya, meninggalkan sekolah, dan kegiatan lainnya.

Didi, salah seorang pelajar asal Pekanbaru yang merupakan penggemar Tere Liye mengaku minta izin pulang lebih awal agar bisa bertemu dengan idolanya.

Ia juga sempat memberikan masukan agar buku-buku Tere Liye lebih tebal lagi diterbitkan. Walau sudah ratusan halaman yang ditulis Tere Liye, namun menurutnya itu belum cukup. Karena masih belum puas membacanya.

Ketika ditanya Tere Liye tentang tokoh dalam buku-bukunya, dengan santai Didi bisa menjawabnya. Bahkan Didi juga mengaku sempat menamatkan membaca buku-buku Tere Liye sampai 3 kali berulang.

Penggemar lainnya, Siska juga mengaku meninggalkan pekerjaannya, dan meminta izin kepada atasannya agar bisa mengikuti acara tersebut.

Ia juga mengaku sudah cukup lama menjadi penggemar Tere Liye, bahkan ingin sekali ke Jakarta agar bisa bertemu dengan Tere Liye. Namun tetap belum sempat. Karena itu ia mengaku sangat bahagia bisa bertemu dengan idolanya tersebut.

Baca: Mantan Istri Ahok Veronica Tan Diusung Jadi Calon Walikota Medan, Ia Dinilai Lembut Tapi Tegas

Buku si Anak Badai sendiri bercerita tentang kisah-kisah perjuangan beberapa tokoh yang diciptakan Tere Liye dalam bukunya, yang tentunya akan menginspirasi para pembacanya. Buku ini direncanakan akan segera terbit dalam bulan Agustus 2019 ini juga. (Tribunpekanbaru.com/Alexander)

Penulis: Alex
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved