Berita Riau

RoRo Jalur Dumai-Malaka segera Beroperasi, SOP dan Fasilitas Pendukung sedang Disiapkan Pemprov Riau

Kapal Roll On Roll Off atau disingkat RoRo jalur Dumai-Malaka segera beroperasi, SOP dan fasilitas pendukung sedang disiapkan Pemprov Riau

RoRo Jalur Dumai-Malaka segera Beroperasi, SOP dan Fasilitas Pendukung sedang Disiapkan Pemprov Riau
TribunPekanbaru/MuhammadNatsir
RoRo Jalur Dumai-Malaka segera Beroperasi, SOP dan Fasilitas Pendukung sedang Disiapkan Pemprov Riau 

RoRo Jalur Dumai-Malaka segera Beroperasi, SOP dan Fasilitas Pendukung sedang Disiapkan Pemprov Riau

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Kapal Roll On Roll Off atau disingkat RoRo jalur Dumai-Malaka segera beroperasi, SOP dan fasilitas pendukung sedang disiapkan Pemprov Riau.

Sejumlah persiapan jelang pengoperasian Roro Dumai-Malaka terus digesa.

Baca: Menteri Pariwisata Arief Yahya ke Riau Nonton Pacu Jalur di Teluk Kuantan, Buka Festival Pacu Jalur

Baca: Bank Indonesia Luncurkan QRIS untuk Sistem Pembayaran Indonesia 2025, Bayar Cukup Pakai Smartphone

Baca: Karhutla di Riau Sebabkan Kabut Asap Pekat di Pelalawan, Jarak Pandang 3.000 Meter

Baca: Tiga Orang Kurir Narkoba di Pelalawan Riau Ditangkap Polisi di Warung hingga Kebun Kelapa Sawit

Baca: BREAKING NEWS : JARAK PANDANG Hanya 1 Kilometer, Siak Dikepung Kabut Asap Akibat Karhutla di Riau

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau bersama dengan Kementerian Perhubungan telah melaksanakan rapat penyusunan Standar Operasional Prosedur (SOP).

Pedoman ini dipersiapkan untuk mengantisipasi pergerakan angkutan penumpang dan angkutan barang akibat beroperasinya Roro Dumai-Malaka pada akhir tahun depan.

"Hasil rapat terakhir, untuk kendaraan angkutan barang dari Malaysia sementara dibatasi di wilayah Provinsi Riau, namun untuk kendaraan angkutan orang (bus pariwisata dan mobil pribadi) sesuai dengan asal tujuannya," kata Kepala Dinas Perhubungan Riau, Taufiq OH, Rabu (21/8/2019).

Sedangkan kendaraan roda dua yang diperkenankan melintas, yakni hanya kendaraan dengan tujuan pariwisata, serta olahraga.

Sedangkan untuk dimensi kendaraan angkutan barang, disesuaikan dengan peraturan panjang maksimal 12 meter yang berasal dari Indonesia dan 12,20 meter dari Malaysia.

"Untuk mengidentifikasi, setiap kendaraan yang melintas dari kedua negara ini juga akan dipasangkan stiker," ujarnya.

Selain dari sisi SOP kendaraan, pihaknya saat ini juga sedang mempersiapkan sumber daya manusia yang akan bertugas di di Pelabuhan Bandar Sri Junjungan, Kota Dumai, karena untuk pelayanan internasional antar negara, diperlukan pengamanan yang lebih.

Baca: BREAKING NEWS : Hotspot Kembali Terpantau di TNTN Riau dan Terdapat 23 Titik di Pelalawan

Baca: BREAKING NEWS : Perwira Polisi Ditikam Warga di Riau hingga Masuk Rumah Sakit, Pelaku Akhirnya Tewas

Baca: BREAKING NEWS : KABUT Asap di Riau Pagi Ini Tebal, Jarak Pandang Hanya 1500 Meter, Hotspot Meningkat

"Kami juga sedang koordinasi dengan pihak terkait untuk mempersiapkan sumber daya manusia, seperti Custom, Immigration, Quarantine and Security (CIQS). Sebagaimana persyaratan pelabuhan yang terbuka untuk perdagangan luar negeri atau internasional," sebutnya.

Sementara itu, Gubernur Riau Syamsuar mengatakan, dari hasil tinjauannya beberapa waktu ke pelabuhan Dumai tersebut, masih ada perlu peningkatan kapasitas fasilitas dermaga berupa breasting dolphin dan mooring dolphin, serta trestie.

"Jadi sarana pendukung di pelabuhan juga jadi perhatian kami saat ini. Saya sudah tugaskan dinas terkait untuk bisa menggesa perbaikan dan penambahan fasilitas itu agar tidak ada kendala kedepannya," katanya.

RoRo Jalur Dumai-Malaka segera Beroperasi, SOP dan Fasilitas Pendukung sedang Disiapkan Pemprov Riau. (Tribunpekanbaru/Syaiful Misgiono)

Penulis: Syaiful Misgio
Editor: Nolpitos Hendri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved