Pekanbaru

Tiga Dokter Divonis Bebas oleh PT Pekanbaru, Perkara Korupsi Pengadaan Alkes RSUD Arifin Achmad Riau

Ketiga orang dokter itu pun yang menjadi terdakwa dalam perkara itu pun akhirnya dinyatakan dibebaskan. Amar putusannya tertanggal 1 Agustus 2019.

Tiga Dokter Divonis Bebas oleh PT Pekanbaru, Perkara Korupsi Pengadaan Alkes RSUD Arifin Achmad Riau
Tribun Pekanbaru/Rizky Armanda
Mantan Direktur RSUD Arifin Achmad hadir sebagai saksi kasus dugaan korupsi tiga dokter di Pengadilan Negeri Pekanbaru, Senin (4/3/2019). 

Tiga Dokter Divonis Bebas oleh PT Pekanbaru, Perkara Korupsi Pengadaan Alkes RSUD Arifin Achmad Riau

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Perkara dugaan korupsi pengadaan alat kesehatan (Alkes) yang menjerat tiga orang dokter di RSUD Arifin Achmad Riau, kembali bergulir di Pengadilan Tinggi (PT) Pekanbaru.

Hasilnya, majelis hakim PT Tipikor Pekanbaru yang dipimpin Agus Suwargi dengan dua anggota masing-masing Jarasmen Purba dan KA Syukri menyatakan, ketiga terdakwa tidak bersalah melakukan tindak pidana korupsi sebagaimana dakwaan Jaksa.

Ketiga orang dokter itu pun yang menjadi terdakwa dalam perkara itu pun akhirnya dinyatakan dibebaskan. Amar putusannya tertanggal 1 Agustus 2019.

Baca: STORY - Bocah Izzah Derita Tumor Otak Sampai Meraung Menahan Sakit, Sang Ayah Berharap Uluran Tangan

Adapun ketiga dokter itu adalah, dr Kuswan Ambar Pamungkas, SpBP-RE, dr Weli Zulfikar, SpB (K) KL, dan drg Masrial, SpBM. Ketiganya merupakan dokter yang bertugas di rumah sakit milik Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau.

"Ketiganya divonis bebas. Salinan putusannya kita terima (Rabu) kemarin," ujar Panitera Muda (Panmud) Tipikor Pengadilan Negeri (PN) Pekanbaru, Rosdiana, Kamis (22/8/2019).

Selain itu, majelis hakim membebaskan terdakwa dari tahanan kota. Selanjutnya, memulihkan nama baik dan harkat martabat ketiga terdakwa.

Dikonfirmasi terkait bebasnya tiga dokter ini, Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasi Pidsus) Kejaksaan Negeri (Kejari) Pekanbaru, mengaku belum menerima salinan putusan dari pihak pengadilan.

"Infonya begitu. Tapi kita belum ada menerima putusannya," ungkap Yuriza.

Untuk itu kata Yuriza, pihaknya belum mengetahui pasti apakah ketiga terdakwa divonis bebas atau tidak.

"Kalau benar begitu, tentu juga akan melakukan upaya hukum kasasi ke Mahkamah Agung," tegas Yuriza.

Halaman
123
Penulis: Rizky Armanda
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved