Hari Pertama Operasi Patuh di Kabupaten Inhu, Riau 50 Orang Pengemudi Ditindak

Wakapolres Inhu, Kompol Roni Syahendra bertindak sebagai pimpinan apel gelar pasukan operasi patuh mewakili Kapolres Inhu, AKBP Dasmin Ginting.

Hari Pertama Operasi Patuh di Kabupaten Inhu, Riau 50 Orang Pengemudi Ditindak
TRIBUN PEKANBARU/BYNTON SIMANUNGKALIT
Wakapolres Inhu, Kompol Roni Syahendra mengecek pasukan pada apel gelar pasukan operasi patuh muara takus, Kamis (29/8/2019). 
Hari Pertama Operasi Patuh di Kabupaten Inhu, Riau 50 Orang Pengemudi Ditindak
TRIBUNINHU.COM, RENGAT - Wakapolres Inhu, Kompol Roni Syahendra bertindak sebagai pimpinan apel gelar pasukan operasi patuh mewakili Kapolres Inhu, AKBP Dasmin Ginting.
Apel gelar pasukan operasi patuh yang digelar pada Kamis (29/8/2019) dihadiri oleh Kepala Satpol PP Inhu, Boby Rachmat, Kepala Bidang Lalu Lintas dan Angkutan Dinas Perhubungan (Dishub) Inhu, Sarju, Ketua Senkom Inhu, Umar, perwakilan Jasa Raharja, Juni Ponto serta para Kabag, Kasat dan Kapolsek sejajaran Polres Inhu.
Pada hari pertama pelaksanaan operasi patuh, pihak Kepolisian Polres Inhu menindak setidaknya 50 lebih pengendara yang melanggar. 30 pengendara diberikan sanksi tilang dan 20 pengendara diberikan sanksi teguran.
Kapolres Inhu, AKBP Dasmin Ginting melalui Ps Paur Humas Polres Inhu, Aipda Misran menerangkan bahwa ada tujuh prioritas yang menjadi sasaran pada operasi patuh muara takus tahun 2019 ini, yakni pengemudi menggunakan handphone, pengemudi melawan arus, pengemudi sepeda motor berboncengan lebih dari satu.
Kemudian pengemudi di bawah umur, pengemudi dan penumpang sepeda motor tidak menggunakan helm SNI, pengemudi kendaraan bermotor menggunakan narkoba atau mabuk dan pengemudi berkendara melebihi batas kecepatan yang ditentukan.
Pada amanat Kepala Kepolisian Daerah Riau  Inspektur Jenderal Polisi Drs. Widodo Eko Prihastopo, MM yang dibacakan oleh Roni dirincikan data hasil operasi patuh muara takus tahun 2018.
Jumlah korban meninggal dunia  operasi patuh muara takus tahun 2018 sebanyak 20 orang, mengalami kenaikan sebanyak 13 orang atau 186% dibandingkan periode yang sama tahun 2017 sebanyak 7 orang.
Kemudian jumlah korban luka berat operasi patuh muara takus tahun 2018 sebanyak 20 orang, mengalami kenaikan sebanyak 8 orang atau 67% dibandingkan periode yang sama tahun 2017 sebanyak 12 orang.
Sementara jumlah pelanggaran lalu lintas operasi patuh muara takus tahun 2018 sejumlah 11.258 pelanggaran mengalami penurunan sebanyak 4.702 atau 29,46% dibandingkan periode yang sama tahun 2017 sebanyak 15.960 pelanggaran. (Tribuninhu.com/Bynton Simanungkalit) 
Penulis: Bynton Simanungkalit
Editor: Ilham Yafiz
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved