Sabtu, 11 April 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Berita Riau

Wagubri Ingatkan Warga Agar Jangan Daur Ulang Obat Kedaluwarsa

Wakil Gubernur Riau, Edy Natar Nasution mengingatkan masyarakat Riau untuk lebih jeli dalam membeli obat-obatan. Perhatikan tanggal kedaluwarsanya.

Penulis: Syaiful Misgio | Editor: Hendra Efivanias
tribun pekanbaru
Wakil Gubri Edy Natar Nasution menghadiri sosialisasi Ayo Buang Sampah Obat di Pekanbaru, Minggu (1/9/2019). 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Wakil Gubernur Riau, Edy Natar Nasution mengingatkan masyarakat Riau untuk lebih jeli dalam membeli obat-obatan.

Salah satu yang harus diperhatikan oleh masyarakat saat membeli obat adalah dengan memperhatikan tanggal kedaluwarsanya.

Selain itu, Edy juga mengingatkan agar masyarakat tidak coba-coba mendaur ulang obat kedaluwarsa dengan tujuan tertentu.

Sebab jika ini dilakukan, bisa membahayakan bagi masyarakat yang mengkomsumsinya.

"Jangan sampai obat kedaluarsa malah didaur ulang dan dijual kembali ke masyarakat. Ini kan sangat berbahaya. Masyarakat juga harus jeli ketika membeli obat, lihat tanggal kedaluwarsanya, lihat perusahaan yang memproduksinya dan lihat kemasannya. Kalau ada yang aneh, balikin atau minta ganti obatnya,” kata Edy Natar saat menghadiri kegiatan Ayo Buang Sampah Obat di area Car Free Day Jalan Sudirman, Minggu (1/9/2019).

Baca: PERSIJA Kalah: The Jak Mania Minta Ganti Pelatih Hingga Komentar Simic: Dihalangi Kekuatan Magis

Baca: Gubernur Riau Mau Bantu Honorer K2 yang Lolos CPNS, Tapi Takut Risiko Ini

Kegiatan ini digelar Balai Besar Pengawasan Obat dan Makan (BBPOM) Pekanbaru dalam rangka menyukseskan aksi nasional pemberantasan obat dan penyahgunaan obat.

Pada kesempatan ini, masyarakat mendapatkan sosialisasi dan edukasi tentang tata cara pembuangan atau pemusnahan obat kedaluwarsa.

"Melalui kegiatan Ayo Buang Sampah Obat ini diharapkan, bisa memberikan edukasi kepada masyarakat terkait pembuangan limbah obat kedaluwarsa," ujar Edy.

Lebih lanjut, Edy mengungkapkan, saat ini marak terjadinya peredaran kasus obat ilegal dan palsu yang dimanfaatkan oleh segelintir oknum tidak bertanggungjawab untuk meraih keuntungan pribadi.

Untuk itu pihaknya meminta semua pihak untuk waspada dan harus terlibat dalam memberantasnya.

"Kami dari Pemerintah Provinsi Riau juga sudah membentuk Satgas untuk pemberantasan peredaran obat terlarang dan narkotika di Riau untuk melindungi masyarakat terutama para generasi muda Riau," katanya.

Kegiatan sosialisasi Ayo Buang Sampah Obat di Pekanbaru, diawali dengan acara senam sehat bersama BBPOM Pekanbaru, Ikatan Apoteker Indonesia cabang Riau, Ikatan Farmasi Riau, BNN Riau, kalangan mahasiswa dan masyarakat.

Aksi ini dihadiri juga oleh Kepala BBPOM Pekanbaru, Mohamad Kashuri.

Mohamad Kashuri mengungkapkan, kegiatan ini dilaksanakan serentak pada 15 Provinsi di Indonesia termasuk Riau.

Dimana, ada sebanyak 100 apotik dan kader di Pekanbaru yang ikut bergabung.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved