Pekanbaru

36 Lempeng Baja yang Dicuri dari Jembatan Siak IV Pekanbaru Dijual Rp 125 Ribu Per Buah oleh Maling

Tersangka pencurian baut dan lempeng baja Jembatan Siak IV, Kota Pekanbaru, dua lelaki bernama Rangga dan Deni.

36 Lempeng Baja yang Dicuri dari Jembatan Siak IV Pekanbaru Dijual Rp 125 Ribu Per Buah oleh Maling
Tribun Pekanbaru/Rizky Armanda
Kanit Jatantas Subdit III Reskrimum Polda Riau Kompol Julius Sitanggang saat memperlihatkan barang bukti yang digunakan pelaku pencurian baut dan lempeng baja Jembatan Siak IV, Selasa (3/9/2019). 

36 Lempeng Baja yang Dicuri dari Jembatan Siak IV Pekanbaru Dijual Rp 125 Ribu Per Buah oleh Maling

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Tersangka pencurian baut dan lempeng baja Jembatan Siak IV, Kota Pekanbaru, dua lelaki bernama Rangga dan Deni ini hanya menunduk saat dihadirkan dalam kegiatan ekspos kasus, Selasa (3/9/2019).

Satu tangan mereka, saling terhubung dengan borgol besi. Keduanya ketika itu memakai baju tahanan warna oranye.

Mereka sudah ditahan dan sedang menjalani proses penyidikan.

Pengakuan mereka, total ada sekitar 4 orang yang melakukan aksi pencurian secara bergantian.

Baca: Buru-buru Naik Motor yang Dikira Ojek, Pas di Tengah Jalan Remaja Ini Tersadar Bukan Dibonceng Ojek

Baca: Remaja 16 Tahun Populer di Dunia Hitam Sebagai Pembunuh Bayaran Meksiko, Tewas Ditembak Polisi

Namun baru mereka berdua yang berhasil ditangkap aparat dari Subdit III Reserse Kriminal Umum (Reskrimum) Polda Riau.

Sedangkan dua rekan mereka, bernama Ade dan Saiful, hingga kini masih dalam pengejaran petugas.

Peristiwa hilangnya baut yang menjadi komponen penting jembatan Siak IV tersebut, sempat membuat heboh masyarakat.

Bahkan sempat beredar wacana penutupan sementara akses jembatan itu.

Karena dikhawatirkan, hilangnya puluhan baut dan lempeng baja itu, berdampak pada daya tahan jembatan dan bisa membahayakan pengendara.

Halaman
123
Penulis: Rizky Armanda
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved