Rokan Hulu

BREAKING NEWS: Demo Mahasiswa dan Masyarakat di Rohul, Minta Polisi Tangkap Mantan Kades Batang Kumu

Dalam aksi damai tersebut, puluhan mahasiswa dan masyarakat meminta Polres Rohul, memeriksa dan menangkap Afnan Pulungan.

BREAKING NEWS: Demo Mahasiswa dan Masyarakat di Rohul, Minta Polisi Tangkap Mantan Kades Batang Kumu
Tribun Pekanbaru/Donny Kusuma Putra
Puluhan massa dari gerakan mahasiswa dan masyarakat Desa Batang Kumu, Kecamatan Tambusai menggelar aksi demontrasi di Mako Polres Rokan Hulu (Rohul) lama, Pasirpangaraian, pada Rabu (4/9/2019). 

BREAKING NEWS: Demo Mahasiswa dan Masyarakat di Rohul, Minta Polisi Tangkap Mantan Kades Batang Kumu

TRIBUNROHUL.COM, PASIRPANGARAIAN - Puluhan massa dari gerakan mahasiswa dan masyarakat Desa Batang Kumu, Kecamatan Tambusai menggelar aksi demontrasi di Mako Polres Rokan Hulu (Rohul) lama, Pasirpangaraian, pada Rabu (4/9/2019).

Dalam aksi damai tersebut, puluhan mahasiswa dan masyarakat meminta Polres Rohul, memeriksa dan menangkap Afnan Pulungan, selaku mantan Kepala Desa (Kades) Batang Kumu, Kecamatan Tambusai.

Aksi puluhan massa di Mako Polres Rohul lama ini diterima Kasat Intel Polres Rohul AKP Edi Sutomo, Kasat Shabara Polres Rohul, AKP ‎Kamsir, Kapolsek Tambusai AKP Yuli Hasman,‎ dan puluhan personel Polres Rokan Hulu.

Koordinator Lapangan (Korlap), Yusuf Daeng, selaku ‎aksi mengungkapkan, ada dua tuntutan disampaikan masyarakat pada aksi damai di Mapolres Rohul lama tersebut.‎

Yusuf Daeng, menjelaskan pertama, di 2017, Afnan Pulungan yang saat itu menjabat Kades Batang Kumu programkan listrik PLN masuk ke sejumlah dusun, dan setiap Kepala Keluarga (KK) membayar biaya Rp 2 juta.

Baca: BREAKING NEWS: Anggap Tak Lazim, Warga Riau Ketakutan Setelah Tangkap Buaya Masuk Kampung di Siak

Baca: BREAKING NEWS: Jarak Pandang di Pelalawan Turun Jadi 2 Km Akibat Kabut Asap di Riau, Hotspot 32

Baca: BREAKING NEWS: Kecelakaan di Riau, Truk Terjun ke Sungai di Inhu, Satu Korban Masih Terjepit

Ia menambahkan, Pembayaran disertai kwitasi itu dibayar masyarakat melalui dua oknum perantara. Namun sampai 2019, listrik PLN yang diharapkan‎ warga belum juga terealisasi di daerah dekat berbatasan Riau-Sumatera Utara ini.

"Itulah yang bisa dikatakan penipuan, belum diselesaikan," teriaknya.

Yusuf Daeng dalam orasinya, meminta Polres Rohul, untuk memeriksa serta menangkap mantan Kades Batang Kumu.

Diakuinya, baru sepuluh tiang saja yang disediakan oleh Afnan Pulungan, setelah masyarakat menggelar aksi demontrasi di kantor Desa Batang Kumu beberapa waktu lalu, meminta uang mereka dikembalikan.

Halaman
123
Penulis: Donny Kusuma Putra
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved