Pekanbaru

STORY - Sudah Pakai Kipas Angin Kabut Asap Tetap Masuk ke Dalam Rumah, Warga Pekanbaru Mengeluh

Kondisi udara di Pekanbaru pada Rabu pagi membuat kondisi jalan makin sepi saja.

STORY - Sudah Pakai Kipas Angin Kabut Asap Tetap Masuk ke Dalam Rumah, Warga Pekanbaru Mengeluh
Tribun Pekanbaru/Alex Sander
Kabut asap di Jalan Soebrantas Pekanbaru 

STORY - Sudah Pakai Kipas Angin Kabut Asap Tetap Masuk ke Dalam Rumah, Warga Pekanbaru Mengeluh

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU -- Kondisi udara di Pekanbaru pada Rabu (11/9/2019) pagi ini membuat kondisi jalan makin sepi saja.

Masyarakat tampak benar-benar mengurangi aktivitas di luar rumah.

Di kawasan Jalan HR Soebrantas misalnya, kendaraan yang biasanya padat pada pagi hari, Rabu pagi tampak lebih sepi, dan tidak terlalu banyak kendaraan yang melintas.

Masing-masing kendaraan juga tampak menghidupkan lampu, karena jarak pandang semakin dekat, dan mengantisipasi terjadinya kecelakaan lalu lintas.

"Suasana jalanan mengingatkan kita kalau sedang lebaran di Pekanbaru. Tapi bedanya kalau lebaran hati kita bahagia, kalau sekarang cemas, takut, gundah dan gelisah. Dengan kondisi masyarakat ditengah kecemasan bencana asap seperti ini, apakah masih ada yang akan mengatakan kalau kondisinya belum menghawatirkan," ujar Rendi Saputra, salah seorang pengendara sepeda motor yang melintasi Jalan HR Soebrabtas.

Baca: Gubernur Riau Syamsuar ke Thailand Saat Kabut Asap Ancam Masyarakat, Ini Kata Dewan Baru Dilantik

Baca: Bunuh Ipar dengan Sadis di Kuansing, Dua Bersaudara di Riau Dituntut Hukuman Penjara Seumur Hidup

Meri Anggraini, salah seorang ibu rumah tangga yang berbelanja di Pasar Panam mengatakan, kabut asap sudah masuk ke dalam rumahnya.

Walau ada kipas angin dan pintu jendela ditutup rapat, namun asap yang makin pekat membuatnya kehabisan akal untuk mengantisipasi asap masuk ke rumah.

"Kalau macam kami ini susah. Yang kaya enak, mungkin bisa beli alat untuk mengeluarkan asap dari dalam rumah, atai mengungsi ke hotel, atau ke kampungnya. Kami bisa makan saja sudah sukur. Kalau mau ke kampung, asal kami di Pelalawan, kata keluarga di sana asap lebih parah lagi di sana. Bingung kami mau ngapain lagi. Sekarang memang belum ada keluarga yang sakit, tapi pada umumnya semua sudah mulai merasakan sesak," tuturnya. (Tribunpekanbaru.com/Alexander)

Foto jalanan makin sepi di kawasan HR Soebrantas sejak kabut asap makin tebal di Pekanbaru, Rabu (11/9).

Penulis: Alex
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved