Pelalawan

Bakar Tumpukan Kayu di Pelalawan Apinya Meluas Sampai 1 Hektar, Warga Riau Ini Diamakan Polisi

Tersangka langsung ditahan di sel Mapolres Pelalawan untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Bakar Tumpukan Kayu di Pelalawan Apinya Meluas Sampai 1 Hektar, Warga Riau Ini Diamakan Polisi
Polres Pelalawan
tersangka MT saat diamankan di Mapolres Pelalawan setelah tertangkap tangan melakukan pembakaran hutan dan lahan di Jalan Simpang Pulai Kecamatan Ukui Kabupaten Pelalawan pada Rabu (11/9/2019). 

Bakar Tumpukan Kayu di Pelalawan Apinya Meluas Sampai 1 Hektar, Warga Riau Ini Diamakan Polisi

TRIBUNPELALAWAN.COM, PANGKALAN KERINCI - Satuan Reserse Kriminal (Reskrim) Polres Pelalawan Riau kembali mengamankan seorang pria pelaku pembakar hutan dan lahan di Kecamatan Ukui pada Kamis (12/9/2019) lalu.

Tersangka langsung ditahan di sel Mapolres Pelalawan untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Tersangka berinisial MT alias Mutas yang tinggal di Jalan Lintas Timur (Jalintim) Kelurahan Ukui Kecamatan Ukui, Pelalawan. Mutas melakukan pembakaran lahan di Jalan Simpang Pulai Ukui pada Rabu (11/9/2019).

"Tersangka ditangkap di Tempat Kejadian Perak (TKP) Karhutla saat memadamkan api bersama warga," ungkap Kepala Polres Pelalawan, AKBP Kaswandi Irwan SIK melalui Kasat Reskrim AKP Teddy Ardian SIK kepada tribunpelalawan.com, Jumat (13/9/2019).

Baca: Kabut Asap Pekanbaru Pekat, GM Bandara SSK II Akui Sejumlah Penerbangan Terganggu Jumat Pagi

Baca: BREAKING NEWS : Tiga Kampus di Riau Liburkan Mahasiswa Akibat Kabut Asap di Riau

Awalnya personil Polsek Ukuo mendapatkan laporan dari masyarakat tel terjadi Karhutla di Jalan simpang Pulai Ukui.

Berdasarka informasi itu personil polisi langsung melakukan pengecekan ke lokasi kejadian bersama pelapor.

Setibanya di TKP polisi melihat api menyala dan membakar tanaman karet maupun kelapa sawit yang tumbuh di lokasi.

Ada beberapa warga yang sedang melakukan pemadaman api Karhutla.

Petugas menemui warga tersebut dan menanyakan siapa pelaku pembakaran lahan tersebut.

Saksi di lapangan menunjukan seorang pria yang juga sibuk memadamkan api bersama anaknya.

Polisi menginterogasi MT serta mengakui perbuatannya membakar tumpukan sisa steking lahan sehari sebelumnya.

Namun tersangka hanya memadamkan seadanya saja dan ternyata api kembali berkobar.

Baca: Tersangka Pencurian Modus Gembos Ban Terpaksa Ditembak, Sudah 9 kali Beraksi di Pekanbaru

Baca: Ricuh, Mahasiswa Gabungan dari Beberapa Universitas Geruduk Kantor Gubenur Riau

"Tersangka mengakui perbuatannya membakar lahan tersebut hingga meluas sampai 1 hektar. Sekarang kasusnya sedang kita tangani," tutur Kasat Teddy.

Pelaku dikenakan Undang-undang RI Nomor 32 tahun 2009 tentang perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup dan Undang-undang RI Nomor 39 Tahun 2014 tentang Perkebunan. (Tribunpelalawan.com/Johannes Wowor Tanjung)

Penulis: johanes
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved