Pekanbaru

BREAKING NEWS: Mahasiswa Cipayung Gelar Unjuk Rasa di Depan Kantor Gubernur Riau, Ini Tuntutannya

Aksi unjuk rasa yang dilakukan oleh kalangan mahasiswa di Kantor Gubernur Riau terus terjadi.

BREAKING NEWS: Mahasiswa Cipayung Gelar Unjuk Rasa di Depan Kantor Gubernur Riau, Ini Tuntutannya
Tribun Pekanbaru/Syaiful Misgiono
Mahasiswa yang tergabung dalam organisasi Cipayung Kota Pekanbaru yang mendatangi kantor Gubernur Riau, Rabu (18/9/2019). 

BREAKING NEWS: Mahasiswa Cipayung Gelar Aksi Unjuk Rasa di Depan Kantor Gubernur Riau, Ini Tuntutannya

TRIBUNPEKANBARU.COM - Aksi unjuk rasa yang dilakukan oleh kalangan mahasiswa di Kantor Gubernur Riau terus terjadi.

Bahkan sejak sepekan ini hampir setiap hari selalu ada aksi demo di depan Kantor Gubernur Riau.

Setelah sebelumnya ratusan mahasiswa gabungan dari UIN Suska Riau, Unri dan Unilak melakukan unjuk rasa di depan Kantor Gubernur Riau dan Polda Riau.

Kali ini giliran mahasiswa yang tergabung dalam organisasi Cipayung Kota Pekanbaru yang mendatangi kantor Gubernur Riau, Rabu (18/9/2019).

Massa mendatangi Kantor Gubernur Riau dengan membawa sejumlah atribut dan spanduk yang berisi beragam tuntutan mereka terkait persoalan kabut asap akibat dari pembakaran hutan dan lahan di Riau.

Baca: STORY - Sesak Nafas dan Batuk Akibat Kabut Asap, Guru ini Datangi Posko Kesehatan di MPP Pekanbaru

Baca: STORY - 21 Balita Ikut Jadi Korban, Penderita ISPA di Inhu Akibat Kabut Asap Riau Meningkat

Baca: Dokter Kandungan Sarankan Ibu Hamil Mengungsi, Penderita ISPA Pelalawan Riau Capai 1.200 September

Ratusan mahasiswa ini sempat tertahan di depan pagar pintu masuk. Namun setelah melakukan negosiasi dengan petugas keamanan, akhirnya massan diizinkan masuk ke halaman kantor Gubernur Riau.

Massa kemudian melakukan orasi di halaman Kantor Gubenur Riau. Jalanya aksi unjuk rasa ini dikawan ketat oleh ratusan petugas keamanan dari kepolisian dan satpol PP Riau.

"Kami meminta kepada gubernur riau memberikan rekomendasi kepada pemerintah pusat untuk mencabut izin perusahaan yang diduga melakukan pembakaran hutan dan lahan," kata salah seorang mahasiswa melalui pengeras suara. (Syaiful Misgiono)

Penulis: Syaiful Misgio
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved