Karhutla

Tindak Tegas PT ADEI, Mabes Polri Duga Perusahaan Sengaja Bakar Lahan untuk Replanting

Mabes Polri memastikan Penyidikan terhadap lahan PT Adei Plantation yang terbakar di Pelalawan, Riau.

Tindak Tegas PT ADEI, Mabes Polri Duga Perusahaan Sengaja Bakar Lahan untuk Replanting
FOTO/ISTIMEWA
Data Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Indonesia hari ini, Jumat (20/9/2019) 

Tindak Tegas PT ADEI, Mabes Polri Duga Perusahaan Sengaja Bakar Lahan untuk Replanting

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Mabes Polri memastikan Penyidikan terhadap lahan PT Adei Plantation yang terbakar di Pelalawan, Riau.

Tindak tegas terhadap perusahaan pembakar lahan diambil oleh jajaran kepolisian dengan langsung menindaklanjuti perkara itu.

Jajaran dari Bareskrim Mabes Polri, bersama Ditreskrimsus Polda Riau dan Polres Pelalawan meninjau lokasi lahan PT Adei Plantation di Kabupaten Pelalawan, Provinsi Riau, Jumat (20/9/2019).

Baca: Live FB: Ratusan Mahasiswa Unri dan Umri Tuntut Gubernur Riau Segera Tuntaskan Karhutla Riau

Baca: Foto, Video Mesum OKnum Guru Honorer Purwakarta Tersebar di Dunia Maya, Kedua Pelaku Diberhentikan

Baca: Seorang Bocah 8 Tahun Bunuh DIri, Polisi Ungkap Fakta Mengejutkan Penyiksaan Orang Tuanya

Rombongan dipimpin Direktur Tindak Pidana Tertentu (Tipiter) Bareskrim Polri, Brigjen Muhammad Fadil Imran, didampingi Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Riau, AKBP Andri Sudarmadi, Wakil Direktur Reserse Kriminal Khusus AKBP Fibri Karpiananto, Kabid Humas Kombes Sunarto, Kapolres Pelalawan, AKBP Kaswandi, dan lain-lain.

Sesampainya di lokasi, aparat lantas memasang garis polisi di sekeliling pinggiran lahan, yang tampak sudah dibersihkan itu.

Termasuk memasang plang tertanda Kepolisian Negara Republik Indonesia Badan Reserse Kriminal.

Bertuliskan "Areal Ini Dalam Proses Penyidikan Bareskrim Polri Sesuai Dengan Laporan Polisi Nomor: LP/A/0622/IX/2019/Bareskrim, Tanggal 20 September 2019".

"Dilarang Melakukan Aktivitas yang Dapat Mengubah Bentuk Areal Ini".

"Kita berada di lokasi konsesi PT Adei Plantation. Penanam Modal Asing (PMA) dari Malaysia. Pada 7 September 2019 pukul 17.30 WIB, blok ini terbakar seluas 4,5 hektare," kata Direktur Tipiter Bareskrim Polri, Brigjen Muhammad Fadil Imran.

Halaman
12
Penulis: Rizky Armanda
Editor: Ilham Yafiz
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved