Usai Menikmati Adegan Persetubuhan, PNS Jabar yang Video Panasnya Tersebar Trauma, Penyebar Guru SMK

Oknum yang terdapat dalam video panas PNS Jabar mengaku trauma usai menikmati adegan persetubuhan.

Usai Menikmati Adegan Persetubuhan, PNS Jabar yang Video Panasnya Tersebar Trauma, Penyebar Guru SMK
tribunnews/kolase
Usai Menikmati Adegan Persetubuhan, PNS Jabar yang Video Panasnya Tersebar Trauma, Penyebar Guru SMK 

Usai Menikmati Adegan Persetubuhan, PNS Jabar yang Video Panasnya Tersebar Trauma, Penyebar Guru SMK

TRIBUNPEKANABARU, BANDUNG - Oknum yang terdapat dalam video panas PNS Jabar mengaku trauma usai menikmati adegan persetubuhan.

Sebagaimana diinformasikan, Viral video panas PNS Jabar di Twitter dan grup WA.

Kurang dari 24 jam sejak foto dan video syur perempuan berseragam ANS Pemprov Jabar viral, Kamis (19/9/2019), Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Jabar mengamankan para pelaku.

Polisi memastikan, kedua pelaku video syur, baik pemeran wanita, yakni RJ (30), maupun pemeran pria, RIA (31), bukan ASN Pemprov Jabar.

"Keduanya guru honorer SMK swasta di Kabupaten Purwakarta. RIA mengajar mata pelajaran Mesin Otomotif sementara RJ mengajar mata pelajaran Bahasa Inggris," ujar Wakil Direktur Ditreskrimsus Polda Jabar, AKBP Harry Brata, di Mapolda Jabar, Jumat (20/9).

Sebelumnya diberitakan, masyarakat Jabar kembali dikejutkan dengan beredarnya foto-foto dan rekaman video syur perempuan berseragam ASN Pemprov Jabar dalam sebuah mobil.

Pada rekaman video berdurasi kurang dari tiga menit itu hanya pemeran wanita yang terlihat utuh sedangkan tubuh pemeran pria hanya terlihat sebagian kecil.

Baca: Ditemukan Jasad Wanita Muda Hamil, Kondisinya seperti Hendak Melahirkan, Sudah Tampak Bayinya

Baca: Pamit Menjadi TKI, Ririn yang Sedang Hamil Ditemukan Tewas bersama Bayinya di Lahan Kosong

Dugaan bahwa pelaku adalah ASN Pemprov Jabar merujuk pada logo yang terlihat pada bagian lengan kiri seragam yang dikenakan pemeran wanita.

Berkoordinasi dengan Pemprov, Polda Jabar pun segera melakukan penyelidikan.

Halaman
1234
Editor: Hendri Gusmulyadi
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved