Bengkalis

Warga Desa Sepahat Riau Temukan Tapir Terperangkap di Jerat Babi, Kondisinya Lemah

Satwa dilindungi ini ditemukan pertama kali oleh seorang warga Sepahat yang saat itu sedang berada di kebunnya.

Warga Desa Sepahat Riau Temukan Tapir Terperangkap di Jerat Babi, Kondisinya Lemah
Istimewa
Tapir terjerat di jeratan babi warga Sepahat saat diamankan oleh warga, Jumat (20/9/2019) lalu. 

Warga Desa Sepahat Riau Temukan Tapir Terperangkap di Jerat Babi, Kondisinya Lemah

TRIBUNBENGKALIS.COM, BENGKALIS - Warga Desa Sepahat kecamatan Bandar Laksamana, sempat dihebohkan dengan temuan hewan Tapir Asia disalah satu kebun sawit warga, Jumat (20/9/2019) kemarin.

Satwa dilindungi ini ditemukan pertama kali oleh seorang warga Sepahat yang saat itu sedang berada di kebunnya.

Hal ini diungkap Kepala Desa Sepahat Mhd Azlan saat dihubungi tribun, Minggu (22/9) siang.

Tapir terjerat di jeratan babi warga Sepahat saat diamankan oleh warga, Jumat (20/9/2019) lalu.
Tapir terjerat di jeratan babi warga Sepahat saat diamankan oleh warga, Jumat (20/9/2019) lalu. (Istimewa)

Menurut saat ditemukan hewan langka ini terjerat disebuah jeratan babi yang dibuat warga.

"Kondisinya saat ditemukan terjerat di jeratan babi, dalam keadaan lemah dan kakinya yang terkena jerat mengalami luka, warga sempat memberikan makanan dedaunan sebelum mendapat penanganan dari dokter hewan," ungkap Azlan.

Baca: FOTO: Aktivis Lingkungan Aksi Demokreatif, Ucapkan Mantera Pengusir Asap

Menurut dia, Tapir yang ditemukan warga ini kemudian diamankan oleh pihak Balai Besar Konservasi sumber daya alam (BKSDA) Jumat malam.

Pihak BKSDA juga membawa dokter hewan memberikan penanganan sementara kepad Tapir tersebut.

"Malamnya langsung dibawa oleh pihak BBKSDA, katanya akan dibawa ke Siak. Tim BKSDA membawanya dengan menggunakan gerobak dan di ransel dari kebun sawit ke kendaraan BBKSDA yang parkir di jalan lintas Bengkalis Dumai," terangnya.

Azlan menjelaskan, wilayah desa sepahat ini sepertinya memang menjadi area perlintasan tapir.

Pasalnya sebelum temuan ini, warga juga sempat menemukan tapir di sekitaran kebun karet.

Baca: ISPU di Panam Menunjukan Level Berbahaya, Iluni ITP Bagikan Ribuan Masker ke Pengguna Jalan

Waktu itu tapir berada di sekitaran kanal, namun karena takut warga yang melihatnya langsung membiarkan saja keberadaan tapir tersebut.

"Kalau kebun tersebut memang jauh sedikit dari kampung agak masuk ke dalam. Kalau kebun semalam tapir terjerat sudah dekat dengan kampung warga," ungkapnya. (Tribunpekanbaru.com/Muhammad Natsir).

Penulis: Muhammad Natsir
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved