Pelalawan

Dua Terdakwa Kasus Dugaan Korupsi Cetak Sawah di Pelalawan Divonis Ringan

Agenda sidang, yaitu pembacaan vonis oleh Majelis Hakim, yang dipimpin Hakim Ketua Dahlia Panjaitan.

Dua Terdakwa Kasus Dugaan Korupsi Cetak Sawah di Pelalawan Divonis Ringan
Kompas.cpm
Ilustrasi 

Dua Terdakwa Kasus Dugaan Korupsi Cetak Sawah di Pelalawan Divonis Ringan

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Sidang lanjutkan perkara dugaan korupsi cetak sawah di Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Pelalawan, digelar di Pengadilan Negeri (PN) Pekanbaru, Selasa (24/9/2019).

Agenda sidang, yaitu pembacaan vonis oleh Majelis Hakim, yang dipimpin Hakim Ketua Dahlia Panjaitan.

Dalam sidang perkara ini, ada dua terdakwa yang duduk sebagai pesakitan. Mereka adalah M Yunus yang merupakan Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) pada kegiatan cetak sawah.

Lalu Sutrisno selaku Kepala UPTD Kecamatan Teluk Meranti dan koordinator lapangan.

Mereka oleh majelis hakim, dijatuhi vonis ringan. Yaitu, dengan pidana selama 2 tahun dan 1 tahun 4 bulan penjara.

Baca: Download Lagu Dj Slow Salah Apa Aku, Remix Entah Apa yang Merasukimu (Video)

Dalam putusannya, majelis hakim menjerat keduanya dengan dakwaan subsider, yakni Pasal 3 jo Pasal 18 Undang-undang (UU) Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dan ditambah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Korupsi, jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

"Menjatuhkan pidana penjara kepada M Yunus dengan pidana 2 tahun, dan Sutrisno dengan penjara 1 tahun dan 4 bulan," tegas Hakim Ketua.

Tidak hanya itu, keduanya juga dibebankan untuk membayar denda dan uang pengganti kerugian negara.

Untuk M Yunus, dibebankan membayar denda sebesar Rp50 juta subsider 2 bulan penjara. Dia juga diwajibkan membayar uang pengganti kerugian negara Rp130 juta.

Halaman
12
Penulis: Rizky Armanda
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved