Dumai

Hotspot di Dumai Riau Menggila, ‎Tim Satgas Darat Kebakaran Hutan dan Lahan Minta Doa

Saat ini tim gabungan Satgas Darat Karhutla sebanyak 155 orang sudah turun ke lapangan untuk melakukan pemadaman

Hotspot di Dumai Riau Menggila, ‎Tim Satgas Darat Kebakaran Hutan dan Lahan Minta Doa
Istimewa
Satgas gabungan karhutla darat Dumai, sedang padaman titik api di Bukit Timah, Kecamatan Dumai Selatan 

Hotspot di Dumai Riau Menggila, ‎Tim Satgas Darat Karhutla Minta Doa

RIAU, DUMAI -  Meski kondisi udara kota Dumai membaik, namun hotspot justru semakin menggila.

Kepala pelaksana (Kelaksa), Badan Penanggulangan be‎ncana Daerah (BPBD), Kota Dumai, H. Afrilagan mengungkapkan, untuk saat ini, Rabu (25/9/2019), kota Dumai berada di level sangat tidak sehat.

Berdasarkan data dari DLHK provinsi Riau, ISPU, kondisi ini turun dari level sebelumnya yang kategori berbahaya.

Ia menambahkan, meski kondisi udara di Dumai sudah berangsur baik, dari sebelumnya sempat di level berbahaya, turun menjadi level tidak sehat, bahkan sedang, namun hotspot semakin bertambah.

"Hari ini (Rabu) ada 17 titik hotspot confident ‎diatas 70 persen yang kebanyakan berada daerah Kecamatan Dumai Barat, Lubuk Gaung, dan level confidence diatas 50 persen ada 26 titik," katanya, Rabu (25/9/2019).

Baca: STORY - TMC Hujan Buatan, Kapur dan Garam Disemai di Ketinggian Hingga 14 Ribu Kaki Langit Riau

Lebih lanjut dijelaskannya, saat ini tim gabungan Satgas Darat Karhutla sebanyak 155 orang sudah turun ke lapangan untuk melakukan pemadaman, karhutla yang titiknya semakin banyak.

Ia mengungkapkan, semakin bertambahnya hotspot yang ada di Dumai dikarenakan angin kencang yang berhembus di wilayah yang sudah terbakar dilahan gambut sehingga muncul kembali titik api.

"Jadi Karlahut yang sudah kita padamkan seperti di Bukit Nanas, Gurun Panjang, Lubuk Gaung dan Bukit Timah kembali menyala dan menjadi titik api lagi," sebutnya.

Dengan banyaknya titik api di Dumai, Dirinya meminta kepada masyarakat untuk ikut mendoakan Tim Satgas dalam melakukan pemadaman titik api, sehingga pemadaman bisa berjalan dengan lancar.

"Bantu kami dengan doa, agar kami selamat dalam menjalankan proses pemadaman di titik api," imbuhnya.

Diakuinya, saat ini juga sudah mulai turun hujan intensitas sedang, dan berharap hujan bisa memadamkan titik api yang ada di Dumai.

Baca: Kabar Gembira Mahasiswa Pelalawan Riau, 1.210 Orang Terima Bantuan Pendidikan, Total Rp 2.4 Miliar

Untuk jarak pandang, tambahnya, ditengah kabut asap kota Dumai memiliki jarak pandang, 1 KM, dan semoga ini akan semakin baik lagi kedepan.

Dirinya tak bosan menghimbau kepada masyarakat, bahwa ada 7 puskesmas yang sudah siaga 24 Jam yakni, Puskesmas Sungai sembilan, Dumai kota, Bumi Ayu, Purnama, Medang Kampai, Bukit Kapur dan

"Bagi masyarakat yang membutuhkan ambulance kita sudah menyiapkan call center kedaruratan medis dengan nomor 081374743131, dan kalau ada titik api bisa segera laporkan ke Nomor 08117504113," pungkasnya. (tribundumai.com/donny kusuma putra)

Penulis: Donny Kusuma Putra
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved