Breaking News:

Berita Riau

AKSI Jambret di Riau, Tukang Ojek Pangkalan Diburu Warga, SEMPAT Tarik Menarik Tas dengan Korban

Aksi jambret di Riau, tukang ojek pangkalan diburu warga, sempat tarik menarik tas dengan korban, ia mengaku butuh uang buat biaya berobat istri

Editor: Nolpitos Hendri
Kompas.com/Ilustrasi
AKSI Jambret di Riau, Tukang Ojek Pangkalan Diburu Warga, SEMPAT Tarik Menarik Tas dengan Korban 

Mereka padahal baru saja beberapa bulan lalu keluar dari penjara.

Kasusnya pun sama yakni kasus pencurian dengan kekerasan berupa jambret.

Namun mereka kembali ditangkap dan harus berurusan dengan pihak yang berwajib.

Para pelaku ditangkap usai melancarkan aksinya di Jalan Rajawali, Kecamatan Sukajadi, Jumat (20/9/2019).

Korbannya adalah seorang pemuda bernama Surya.

Ketika itu korban sedang mengendarai sepeda motor.

Saat melintas di lokasi, korban pun menepi ke pinggir jalan dan berhenti.

Dia lalu mengeluarkan handphone, dengan maksud hendak menghubungi kakaknya.

Baca: Oknum WARTAWAN di Riau Jadi Kurir Narkoba Senilai Rp 15,6 Miliar, Tergiur Upah Rp 150 Juta

Baca: KRONOLOGI Penangkapan Kurir Narkoba di Riau Bawa Sabu-sabu, Ekstasi & Happy Five Senilai Rp15 Miliar

Baca: 300 Ribu Warga Riau Alami ISPA, Pendidikan Lumpuh Total, SEGERA Tetapkan Status Darurat Bencana

Namun tiba-tiba, dua pelaku yang berboncengan dengan sepeda motor, datang mendekati korban dari arah belakang.

Pelaku yang duduk diboncengan, lantas merampas handphone merk Vivo yang sedang dipegang korban.

Mendapati hal tersebut, korban berteriak maling, sambil berupaya mengejar kedua pelaku yang masuk ke arah Jalan Bunga Kertas.

"Warga yang mengetahui kejadian itu, lalu menghubungi anggota SPKT Polsek Sukajadi. Petugas pun turun ke lokasi dan melakukan pengejaran dibantu warga," kata Kanit Reskrim Polsek Sukajadi, Iptu Abdul Halim, saat ekspos kasus, Senin (23/9/2019) siang.

Halim melanjutkan, setelah dilakukan pengejaran, kedua pelaku akhirnya berhasil ditangkap.

Mereka kemudian dibawa ke Mapolsek Sukajadi, bersama sejumlah barang bukti seperti handphone hasil curian, serta sepeda motor yang dijadikan sarana kejahatan.

Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved