Kuansing

Tandatangan NPHD, Anggaran Pilkada Kuansing Riau 2020 yang Diusulkan Turun Drastis

Awalnya, KPU Kuansing mengajukan Rp 44,9 miliar. Dari jumlah tersebut turun menjadi Rp 37 miliar.

Tandatangan NPHD, Anggaran Pilkada Kuansing Riau 2020 yang Diusulkan Turun Drastis
TribunPekanbaru/Palti Siahaan
Bupati Kuansing Drs H Mursini MSi (pakai kacamata) bersama Ketua KPU Kuansing Irwan menunjukkan NPHD yang sudah ditandatangani 

TRIBUNPEKANBARU.COM, TELUK KUANTAN - Anggaran Pilkada Kuansing, Riau tahun depan yang disepakati antara KPU Kuansing dan Pemkab Kuansing menurun drastis dari yang diajukan sebelumnya. Anggaran ini pun akan diajukan di APBD 2020.

Jumlah anggaran ke KPU untuk tahun depan disepakati sebesar Rp 29,4 miliar. Ini terungkap dalam penandatangan Nota Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) antara Pemkab Kuansing dan KPU Kuansing, Rabu malam (2/10/2019) disebuah rumah makan makan di Teluk Kuantan, Kuansing

Ketua KPU Kuansing Irwan Yuhendi dalam sambutannya menjabarkan penurunan anggaran tersebut. Penurunan anggaran sebanyak lima kali hingga akhirnya dapat kesepakatan. Nominal anggaran turun sekitar Rp 15 miliar lebih dari yang diusulkan pertama kali.

Awalnya, KPU Kuansing mengajukan Rp 44,9 miliar. Dari jumlah tersebut turun menjadi Rp 37 miliar.

Setelah itu, turun lagi menjadi Rp 32 miliar. Pembahasan kembali dilakukan, anggaran kembali turun menjadi Rp 30 miliar. Turun lagi dan akhirnya disepakati Rp 29,4 miliar.

Baca: Jadwal Lengkap Penerimaan CPNS 2019, Ini Formasi Usulan Pekanbaru, Inhu, Pelalawan, Inhil, Kuansing

Baca: Dua Parpol Tidak Kebagian Jabatan pada Alat Kelengkapan Dewan Kuansing Riau, Partai Apa Saja?

Baca: Kuansing United Targetkan Poin pada Liga 3 Zona Riau Pekan Kedua Hingga Keempat

"Setelah finalisasi akhirnya disepakati diangka Rp 29,4 miliar," kata Irwan daa sambutannya.

Diakuinya, dalam pembahasan anggaran terjadi dinamika. Pihaknya tetap berterimakasih atas kesepakatan dana tersebut.

Anggaran Rp 29,4 miliar tersebut, terang Irwan, dengan asumsi lima calon yang akan bertarung di Pilkada 2020. Juga sudah masuk bila ada nantinya pelaksanaan Pemungutan Suara Ulang (PSU).

Dalam beberapa kesempatan, KPU Kuansing berharap anggaran yang disepakati diatas Rp 30 miliar. Namun nyatanya dibawah yang ditargetkan.

"Kalau tidak cukup, di Permendagri ada mengatur soal penambahan anggaran. Kita juga akan komunikasikan dengan Pemda nantinya," katanya.

Penandatanganan NPHD ini sebenarnya sudah terlambat satu hari dari yang ditentukan KPU Pusat dimana paling lama 1 Oktober. Soal terlambat satu hari ini, Irwan mengatakan tidak jadi masalah. Sebab pihaknya sudah berkoordinasi dengan KPU Riau.

"Sebenarnya mau kita laksanakan (NPHD) tanggal 1 (Oktober). Tapi ngak dapat waktu," ujarnya.

Dengan adanya NPHD ini, KPU Kuansing pun bisa tenang. Debab dengan adanya NPHD ini, menjadi bukti komitmen Pemkab Kuansing dalam membiayai Pilkada 2020.

Nantinya, KPU Kuansing juga minta arahan Pemkab Kuansing dalam pengelolaan dana ini. Agar sesuai dengan aturan yang ada.

Pihaknya juga berterimakasih atas kerjasama dengan Pemkab Kuansing selama ini. Terlebih dalam perhelatan Pemilu 2019 lalu yang berjalan lancar. Ia juga berharap Pilkada 2020 nantinya juga berjalan lancar dan aman. (Tribunpekanbaru.com / Palti Siahaan)

Penulis: Dian Maja Palti Siahaan
Editor: Sesri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved