Faisal Basri Beberkan Menteri Jokowi yang Tak Layak, Ignasius Jonan Paling Parah dan Wajib Diganti

Ekonom Senior Faisal Basri membeberkan sejumlah nama menteri Kabinet Jilid Kerja I yang tak layak dan harus diganti.

Faisal Basri Beberkan Menteri Jokowi yang Tak Layak, Ignasius Jonan Paling Parah dan Wajib Diganti
Nurmulia Rekso Purnomo/Tribunnews.com
Ekonom dari Universitas Indonesia, Faisal Basri, dalam diskusi soal ekonomi, di Veteran Cafe, Jakarta Pusat, Senin (1/8/2016). 

"Selain para menteri, Faisal basri juga menyebut bahwa yang bagian hitung-hitung juga harus dibereskan.

Faisal Basri juga menyoroti 4 dari 5 pimpinan BPK yang merupakan calon legislatif tak terpilih jadi DPR."

---

TRIBUNPEKANBARU.COM - Ekonom Senior Faisal Basri membeberkan sejumlah nama menteri Kabinet Jilid Kerja I yang tak layak dan harus diganti.

Dilansir oleh TribunWow.com dari tayangan KompasTV, Minggu (6/10/2019), Faisal Basri menyebut ada beberapa menteri yang menurutnya memiliki kinerja paling buruk, sehingga harus segera diganti.

Diketahui, dalam memilih menteri, Presiden Joko Widodo (Jokowi) memiliki sejumlah kriteria.

Ekonom Senior Faisal Basri membeberkan sejumlah nama menteri Kabinet Jilid Kerja I yang tak layak dan harus diganti, Minggu (6/10/2019).
Ekonom Senior Faisal Basri membeberkan sejumlah nama menteri Kabinet Jilid Kerja I yang tak layak dan harus diganti, Minggu (6/10/2019). (KompasTV)
 

Di antaranya mampu mengeksekusi program, berani mengambil keputusan, dan memiliki integritas.

Oleh karena itu, Menteri ESDM Ignasius Jonan disebut satu di antara menteri yang wajib diganti.

"Kalau kita lihat dari prestasi, paling parah adalah menteri ESDM dan wakilnya (Arcandra Tahar)," ujar Faisal Basri.

"Karena kita lihat makin lama makin memburuk, iklim investasi makin enggak karu-karuan, KKN-nya makin merajalela, tidak jelas," sambungnya.

Halaman
1234
Editor: Muhammad Ridho
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved