Berita Riau

AJAIB, Semua Penumpang Selamat Setelah Mobil Terjun ke Jurang Sedalam 30 Meter di Kampar Riau

Bagaimana tidak, semuanya selamat setelah mobil yang mereka tumpangi terjun masuk jurang di Jalan Lintas Riau-Sumbar KM 84 Desa Pulau Gadang, Kampar.

AJAIB, Semua Penumpang Selamat Setelah Mobil Terjun ke Jurang Sedalam 30 Meter di Kampar Riau
Polres Kampar
Satu unit mobil berplat nomor BA 1534 FM berhasil dievakuasi dari jurang sedalam 30 meter di Jalan Lintas Riau - Sumbar KM 84 Desa Pulau Gadang Kecamatan XIII Koto Kampar, Sabtu (12/10/2019). 

BANGKINANG, TRIBUN - Dewi Fortuna melingkupi pengemudi dan lima penumpang
mobil berplat nomor BA 1534 FM.

Bagaimana tidak, semuanya selamat setelah mobil yang mereka tumpangi terjun masuk jurang di Jalan Lintas Riau-Sumbar KM 84 Desa Pulau Gadang Kecamatan XIII Koto Kampar.

Kejadian ini terjadi dinihari sekitar pukul 03.10 WIB, Sabtu (12/10/2019).

Terjadinya peristiwa naas ini disebabkan slip ban yang terjadi pada kendaraan yang dikemudikan Fajar Kurniawan, pria 20 tahun warga Lubuk Sikaping Sumatera Barat (Sumbar).

Akibat slip ban tersebut mobil terjun ke jurang sedalam 30 meter. Beruntung tiada korban jiwa dalam kejadian ini.

Kapolres Kampar AKBP Asep Darmawan langsung turun ke lokasi melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) bersama tim.

Berdasarkan hasil olah TKP dan fakta-fakta yang ditemukan di lokasi kejadian termasuk keterangan saksi-saksi, kecelakaan terjadi karena kurang hati-hatinya pengemudi saat melewati jalan tikungan tajam.

Saat menyupir Fajar Kurniawan kemungkinan juga dalam keadaan mengantuk.

Mobil yang dikemudikan Fajar Kurniawan ini membawa 5 penumpang yaitu Iqbal, Sadiq, Vina, Rara dan Rana, akibat kecelakaan ini Iqbal mengalami patah jempol kaki dan Vina mengalami luka ringan, sementara mobil berjenis Suzuki Ertiga yang di tumpangi mengalami kerusakan cukup parah pada bagian bodi.

Kapolres Kampar, AKBP Asep Darmawan menyampaikan agar pengendara selalu berhati-hati, apabila mengantuk jangan memaksakan diri dan sebaiknya beristirahat dahulu.

Asep mengatakan, jalur tersebut merupakan jalur rawan kecelakaan. Selain itu kurangnya rambu-rambu dan pembatas jalan dinilai dapat membahayakan pengendara yang melintas.

"Kepada instansi terkait diharapkan dapat segera memasang rambu-rambu peringatan di lokasi ini yang tikungannya tajam dan tidak ada penerangan. Dengan adanya rambu-rambu peringatan nantinya akan mengingatkan pengemudi untuk berhati-hati saat melewati tikungan ini sehingga terhindar dari kecelakaan,"jelas Kapolres Kampar. (Tribunpekanbaru.com/ikhwanul rubby)

Penulis: Ikhwanul Rubby
Editor: Nurul Qomariah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved