Berita Riau

Polisi TEMBAK Mati 2 Pengedar Narkoba di Riau, Amankan Ganja, Sabu-sabu, Pil Ekstasi dan Happy Five

Polisi dari jajaran Polda Riau tembak mati 2 orang pengedar Narkoba di Riau, amankan narkoba jenis ganja, sabu-sabu, pil ekstasi dan happy five

Penulis: Rizky Armanda | Editor: Nolpitos Hendri
Tribun Pekanbaru/Risky Armanda
Polisi TEMBAK Mati 2 Pengedar Narkoba di Riau, Amankan Ganja, Sabu-sabu, Pil Ekstasi dan Happy Five 

Yang mengejutkan, mobil tersebut ternyata sudah dimodifikasi. Bagian lantainya dibuat menjadi ruang tempat penyimpanan ganja.

Kemudian ada banyak laci-laci, serta tempat menyimpan botol minuman keras dan gelas-gelas mirip mini bar.

Puluhan kilogram ganja kering ini dibawa dari Aceh, dengan tujuan Provinsi Jambi.

Namun belum lagi sampai ke tujuan, aparat dari Direktorat Reserse Narkoba yang bergerak cepat, berhasil menghentikan langkah kedua kurir tersebut.

Untuk narkotika jenis ganja kering, dimusnahkan dengan cara dibakar di beberapa tong bekas drum.

Selain narkotika di atas, barang haram lainnya jenis sabu, pil ekstasi dan happy five juga dimusnahkan.

"Narkoba ini hasil penangkapan kita di beberapa lokasi. Ganja kering setelah ditimbang totalnya sekitar 65 kg, sabu 5.738 gram, happy five total 3.766 butir, dan ekstasi 214 butir," ucap Direktur Reserse Narkoba Polda Riau, Kombes Suhirman, saat memimpin pemusnahan barang bukti narkotika.

Silahkan baca juga berita Riau hari ini >>>

 Warga Sebut Jalan Amblas di Riau karena Ditimpa METEOR dan Unsur Mistis, Ini Penjelasan Polisi

 Diduga Persoalan Asmara Pemuda 21 Tahun di Riau Ditemukan Gantung Diri Terungkap dari Selembar Surat

 Intensitas Hujan Semakin Tinggi, BPBD Pelalawan Riau Pantau Ketinggian Debit Air Sungai-sungai Besar

Dia juga menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang sudah banyak membantu dalam pengungkapan kasus narkoba.

Terutama dalam hal memberikan informasi yang akurat.

"Terimakasih kepada masyarakat Riau yang sudah sangat membantu kinerja polisi dalam pengungkapan kasus narkoba ini," sebutnya.

"Harapan kami, kerjasama ini agar tetap terbina, informasi sangat kita tunggu. Mari kita saling bekerjasama, demi bisa menekan peredaran gelap narkoba," sambung dia.

Khusus untuk penangkapan di Dumai yang menyebabkan kedua tersangka meninggal dunia, Suhirman menyatakan, tindakan tegas terpaksa diambil petugas.

Karena kedua tersangka melakukan perlawanan dengan senjata api.

"Dengan berat hati, kami harus berikan tindakan tegas. Ke depan kami tetap konsisten memberantas narkoba. Kepada siapa pun yang melakukan perlawanan, kami tidak ragu-ragu untuk mengambil tindakan tegas," pungkasnya.

Halaman
1234
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved