Senin, 27 April 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Olah Sagu untuk Ahli Gizi di Rumah Sakit dan Puskesmas

Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Provinsi Riau mengembangkan tiga produk olahan dari komoditas sagu untuk ahli gizi rumah sakit.

Penulis: Teddy Tarigan | Editor: Hendra Efivanias
Tribun Pekanbaru/Teddy Yohannes Tarigan
SAGU - Wakil Bupati Kepulauan Meranti, Said Hasyim berbicara saat acara diseminasi produk mi sagu instan siap saji, beras sagu dan produksi sagu yang dilaksanakan di Grand Meranti Hotel, Selatpanjang Kamis (7/11/2019). Kegiatan ini digelar oleh Balitbang Riau. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, MERANTI - Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Provinsi Riau mengembangkan tiga produk olahan dari komoditas sagu.

Di antaranya mie sagu instan, beras sagu dan makaroni sagu untuk ahli gizi rumah sakit dan Puskesmas di Kepulauan Meranti.

Hal ini disampaikan melalui kegiatan diseminasi produk mi sagu instan siap saji, beras sagu dan produksi sagu yang dilaksanakan di Grand Meranti Hotel, Selatpanjang Kamis (7/11/2019).

Kepala Balitbang Provinsi Riau Dra. Arbaini, MT mengatakan pihaknya juga telah melakukan pembinaan dan pelatihan bagi Usaha Kecil Menengah (UKM) untuk bisa memproduksi sendiri.

Saat ini, dikatakannya, pembinaan tersebut sudah ada di daerah sentra produksi di Riau yakni Kabupaten Kepulauan Meranti.

"Kita mengembangkan inovasi ini bagaimana sagu menjadi pangan yang disukai semua orang,” katanya.

Harga Karet di Kuansing Mulai Naik. Kini Sudah Rp 8.960 Per Kilogram

Dari hasil kajian, sagu sangat bermanfaat bagi kesehatan.

Untuk itu sagu juga bagus untuk digunakan sebagai makanan pasien di rumah sakit dan Puskesmas dan alternatif pilihan menu bagi anak penderita autis.

Menurut Arbaini, Balitbang Riau dalam inplementasi sistem inovasi daerah melalui Science Teckhno Park (STP) Riau, berusaha mempercepat pengembangan inovasi produk sagu Riau.

Dengan demikian, dapat meningkatkan daya saing dan kesejahteraan masyarakat.

"Kita mendorong UMKM untuk bisa meningkatkan kesejahteraan melalui inovasi. Kita berharap dengan adanya inovasi yang ciptakan, maka kita tidak lagi menjual tepung sagu basah ke Malaysia, selain itu masyarakat juga bisa sejahtera," kata Arbaini.

Satu Pelamar Calon Pimpinan Bank Riau Kepri Mundur

Diseminasi produk sagu ini juga merupakan upaya pemerintah provinsi Riau untuk mempercepat peningkatan nilai tambah sagu.

"Selain itu kita juga membantu para pelaku UMKM dengan berbagai teknis pengolahan, packaging sampai dengan marketing," ujarnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Kepulauan Meranti, Drs H Said Hasyim berharap kesempatan ini dimanfaatkan untuk menambah ilmu dalam berinovasi mengembang hasil produk sagu.

Sehingga ahli gizi di rumah sakit dan Puskesmas dapat menyajikan produk yang lebih bervariatif cocok untuk kesehatan.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved