Remaja 16 Tahun Sudah Terjun ke Bisnis Narkoba. Tugasnya Mencarikan Ekstasi

DRW, remaja berusia 16 tahun nekat terjun ke bisnis haram ini setelah putus sekolah.

Remaja 16 Tahun Sudah Terjun ke Bisnis Narkoba. Tugasnya Mencarikan Ekstasi
Tribun Pekanbaru/Rizky Armanda
PEMUSNAHAN - Petugas dari Direktorat Reserse Narkoba Polda Riau memusnahkan barang bukti narkotika hasil sitaan saat menangkap tersangka pengedar narkotika, Senin (2/12/2019). Ekstasi dilarutkan dengan air, lalu diblender dan dibuang ke saluran pembuangan. 

Remaja 16 Tahun Sudah Terjun ke Bisnis Narkoba. Tugasnya Mencarikan Ekstasi

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Petugas dari Direktorat Reserse Narkoba Polda Riau memusnahkan barang bukti narkotika hasil sitaan saat menangkap tersangka pengedar narkotika, Senin (2/12/2019).

Ekstasi dilarutkan dengan air, lalu diblender dan dibuang ke saluran pembuangan.

Ada dua orang yang ditangkap polisi. Salah satu di antaranya berinisial DRW, berusia 16 tahun.

Dia nekat terjun ke bisnis haram ini setelah putus sekolah.

Kedua tersangka ditangkap saat berada di kawasan Kelurahan Maharatu, Kecamatan Marpoyan Damai, Kota Pekanbaru, pada akhir November 2019 lalu.

Video Klip Koplo Mundur Alon-alon Nella Kharisma, Ini Link Download MP3 Lagu Mundur Alon-alon Koplo

Ketika itu polisi mengamankan 80 butir pil ekstasi sebagai barang bukti.

Kasubdit III Ditresnarkoba Polda Riau, AKBP R Sagala menjelaskN, penangkapan dilakukan setelah pihaknya melalukan mapping (pemetaan) terhadap para pelaku narkoba ini.

Terlebih katanya, DRW ini punya peran cukup penting.

Dia bertugas mencarikan ekstasi, jika ada pesanan.

Bacaan Niat Mandi Taubat, Tata Cara Mandi Taubat Disertai Tata Cara Sholat Taubat Nasuha [VIDEO]

"Pengakuannya dia baru mulai (bisnis narkoba), dia kenal orang yang bisa menyediakan barang. Dia yang mencarikan, jika ada yang nanya, dia telepon (pemasok)," katanya.

Lanjut dia, tim saat ini masih melakukan pengembangan terkait kasus ini.

Terutama, guna memburu pemasok pil ekstasi yang sudah dikantongi identitasnya, yakni berinisial Ra.

Meski masih di bawah umur, polisi tetap menerapkan proses hukum terhadap DRW.

"Pelaku masih di bawah umur, barang bukti juga harus segera dilakukan pemusnahan. Waktu yang disediakan untuk kami sangat pendek sesuai undang-undang, tujuh hari setelah penangkapan, harus sudah pemberkasan," pungkasnya. (Tribunpekanbaru.com/Rizky Armanda)

Penulis: Rizky Armanda
Editor: Hendra Efivanias
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved