Rabu, 15 April 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Adv

Program VOTED PT CPI dan IKDD Bawa Rangga Raih Pekerjaan, Rangga: Kini Saya Tak Lagi Bebani Orangtua

Program VOTED PT CPI dan Institut Kemandirian Dompet Dhuafa (IKDD) bawa Rangga raih pekerjaan inpiannya, Rangga: Kini saya tak lagi bebani orangtua

Editor: Nolpitos Hendri
Tribun Pekanbaru/Chevron
Program VOTED PT CPI dan IKDD Bawa Rangga raih Pekerjaan, Rangga: Kini Saya Tak Lagi Bebani Orangtua 

Program VOTED PT CPI dan IKDD Bawa Rangga raih Pekerjaan, Rangga: Kini Saya Tak Lagi Bebani Orangtua

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Program VOTED PT CPI dan Institut Kemandirian Dompet Dhuafa (IKDD) bawa Rangga raih pekerjaan inpiannya, Rangga: Kini saya tak lagi bebani orangtua.

RANGGA Saputra kini bisa tersenyum lepas.

Setelah lulus sekolah menengah kejuruan (SMK) tiga tahun lalu, baru kali ini pemuda 22 tahun itu mendapatkan pekerjaan.

Dia menjadi tenaga administrasi di salah satu perusahaan penyedia jasa pengeboran migas.

Itu setelah Rangga mengikuti Program Pengembangan Kewirausahaan dan Keterampilan Tenaga Kerja, atau  Vocational Training for Entrepreneurship and Workforce Development (VOTED), yang ditaja oleh PT. Chevron Pacific Indonesia (PT CPI) bersama Institut Kemandirian Dompet Dhuafa (IKDD).

Lulusan salah satu SMK di Duri tersebut mengikuti pelatihan keterampilan komputer perkantoran selama tiga bulan.

"Dulu sudah melamar ke banyak tempat, tapi hasilnya nihil. Setelah ikut pelatihan Program VOTED, akhirnya kini saya tidak lagi membebani orang tua karena telah mendapatkan pekerjaan," paparnya seusai acara wisuda dan penutupan program di salah satu hotel di Pekanbaru, Rabu (11/12).

Sehari-hari, orang tua Rangga bekerja sebagai penjual ikan. 

Rangga mendapatkan informasi Program VOTED dari Kantor Desa Balai Makam, Mandau, Bengkalis, pada Februari lalu.

Dia kemudian lolos seleksi dan mengikuti pelatihan sejak bulan Agustus.

”Setelah mendapatkan pekerjaan, saya ingin menabung untuk biaya melanjutkan kuliah," ujarnya.

Peserta lainnya, Lilis Suryani, 26, juga optimistis untuk mengembangkan bisnis makanan ringan setelah mengikuti Program VOTED.

Saat ini, dia sudah memulai bisnis pembuatan produk olahan ikan patin di Wilayah Pujud, Rokan Hilir.

Lilis mengaku belajar banyak selama menjalani program ini, mulai dari higienitas, pengolahan makanan, hingga pengemasan.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved