Breaking News:

CPNS 2019

Ribuan Pelamar CPNS 2019 Kota Pekanbaru Tetap Gagal Walau Sudah Beri Sanggahan

Ribuan pelamar seleksi CPNS 2019 di Pemerintah Kota Pekanbaru tetap gagal setelah menyerahkan berkas sanggahan.

Penulis: Fernando
Editor: Ariestia
Tribun Pekanbaru/Theo Rizky
Peserta tengah serius mengikuti simulasi ujian CPNS melalui sitem Computer Assisted Test (CAT) di Kantor Regional XII Badan Kepegawaian Negara (BKN), Pekanbaru Rabu (4/12/2019). (TRIBUN PEKANBARU/THEO RIZKY). 

PEKANBARU - Ribuan pelamar seleksi CPNS 2019 di Pemerintah Kota Pekanbaru tetap gagal setelah menyerahkan berkas sanggahan.

Ada 1.178 berkas pelamar yang dinyatakan tidak memenuhi syarat.

Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Pekanbaru menyatakan hanya 266 berkas pelamar yang memenuhi syarat.

Padahal jumlah pelamar yang sampaikan berkas sanggahan mencapai 1.444 orang.

"Kita sudah umumkan Kamis malam. Ada 266 berkas sanggahan yang memenuhi syarat," terang Kepala BKPSDM Kota Pekanbaru, Masykur Tarmizi kepada Tribun, Jum'at (27/12/2019).

Menurutnya, sejumlah faktor penyebab para pelamar tidak memenuhi syarat karena surat pelamar yang salah tujuan. Ada juga kualifikasi pendidikan pelamar yang tidak sesuai formasi.

Pelamar yang berkas sanggahannya memenuhi syarat bisa ikut tahapan seleksi CPNS 2019 selanjutnya. Mereka otomatis lolos dalam seleksi administrasi.

Jumlah pelamar yang lolos seleksi administrasi pada seleksi CPNS 2019 di Pemerintah Kota Pekanbaru menjadi 16.854 orang. Awalnya jumlah peserta yang lolos seleksi administrasi hanya 16.588.

Para pelamar yang lolos pada seleksi administrasi bakal ikut Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) CPNS 2019.
SKD rencananya berlangsung pada rentang 27 Januari 2020 hingga 28 Februari 2020 mendatang.

Jumlah pelamar pada seleksi CPNS 2019 di Kota Pekanbaru mencapai 19.633 orang. Namun yang akhirnya memenuhi syarat cuma 2.779 pelamar.

Formasi dalam seleksi CPNS Pemerintah Kota Pekanbaru capai 346 orang. Jumlah formasi guru atau tenaga pendidikan mencapai 235 orang.

Jumlah terbanyak untuk guru SD. Formasi guru SD mencapai 166 orang. Sedangkan untuk formasi guru SMP hanya 69 orang.

Ada juga formasi tenaga teknis dan tenaga kesehatan. Jumlah tenaga teknis cukup banyak yakni 87 orang dan tenaga kesehatan sebanyak 24 orang.

(Tribunpekanbaru.com/Fernando Sikumbang)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved