Minggu, 26 April 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Citizen Report

Mahasiswa Kukerta UNRI Desa Muntai Barat Ajarkan Warga Membuat Bantal Aroma Terapi dari Sabut Kelapa

Kelebihan lain bantal ini adalah memiliki bau khas kelapa yang memberikan wangi aroma terapi dari berbagai rempah seperti cengkeh, kayu manis

Editor: Nolpitos Hendri
Tribun Pekanbaru/Istimewa/Aulia Dira
Mahasiswa Kukerta UNRI Desa Muntai Barat Ajarkan Warga Membuat Bantal Aroma Terapi dari Sabut Kelapa 

Mahasiswa Kukerta UNRI Desa Muntai Barat Ajarkan Warga Membuat Bantal Aroma Terapi dari Sabut Kelapa

TRIBUNPEKANBARU.COM, CITIZEN JOURNALISM - Sabut kelapa bagi sebagian orang sering dianggap tidak bermanfaat bahkan dianggap sebagai limbah, sehingga dibuang begitu saja.

Tapi mahasiswa Kukerta UNRI 2019 Desa Muntai Barat melakukan sebuah inovasi dari sabut kelapa sehingga bisa dapat dimanfatkan sebagai bahan dasar bantal sekaligus bermanfaat untuk kesehatan.

Namanya cocopillow yaitu bantal dengan bentuk unik.

Bantal ini awet dan tahan lama.

Kelebihan lain bantal  ini adalah memiliki bau khas kelapa yang memberikan wangi aroma terapi dari berbagai rempah seperti cengkeh, kayu manis, dan rempah lainnya yang banyak khasiat untuk kesehatan.

Bantal aroma terapi cocopillow ini sangat banyak manfaatnya, salah satunya melancarkan peredaran darah karena rempah-rempah yang terdapat di dalam bantal yang di gunakan ketika tidur, juga dapat mencegah penyakit jantung dan tentunya dapat membuat tidur lebih nyaman.

Awal pembuatan cocopillow bermula dari banyaknya sampah serabut kelapa yang dibuang dan di bakar para penduduk di Desa Muntai Barat.

Banyaknya sabut kelapa yang di anggap sebagai limbah, Mahasiswa Kukerta UNRI 2019 berinisiatif untuk melakukan pemanfaatan sabut kelapa ini, dengan sedikit inovasi dari rempah-rempah yang kaya akan bermanfaat.

Cara pembuatan bantal ini cukup sederhana.

Sabut kelapa yang sudah dibersihkan di rebus dengan berbagai macam rempah-rempah seperti kayu manis, cengkeh, dan berbagai rempah lainnya.

Kemudian dikeringkan selama 3 hari.

Setelah sabut kelapa kering dan seratnya juga cukup halus, kemudian di jahit kain berbentuk bantal yang kemudian di berikan busa di dalamnya.

Setelah itu dimasukkan serat sabut kelapa yang halus ke dalamnya sehingga menjadi berbentuk bantal.

Sebelum jahitannya ditutup, taburkan bubuk kayu manis ke dalam bantal agar aroma rempah-rempah lebih terasa.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

Berita Populer

Kampus, TNI, dan Demokrasi

 

Riau di Ambang Asap

 
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved