Punya Mata-mata Khusus, Ternyata KKB OPM Tak Berkutik Saat Markasnya Dibakar Brimob

Punya mata-mata khusus, Ternyata KKB OPM tak berkutik saat markasnya dibakar Brimob. Bahkan, mereka tak mendeteksi saat TNI menyergap mereka.

Kolase ABC Australia dan Facebook TPNPB via Gridhot
Punya Mata-mata Khusus, Ternyata KKB OPM Tak Berkutik Saat Markasnya Dibakar Brimob 

Para anggota Brimob dalam video tersebut terlihat membongkar bangunan dan memisahkan puing-puingnya.

Terpal sebagai dinding bangunan terlihat dikumpulkan di tengah-tengah.

Sementara kerangka kayu dibiarkan rata dengan tanah termasuk seng-seng sebagai atapnya.

Sebelumnya, pada 17 Desember 2018, Menko Polhukam kala itu, Wiranto angkat bicara mengenai perkembangan terbaru pembantaian para pekerja PT Istaka Karya di Nduga, Papua.

Wiranto mengungkapkan jika pelaku pembantaian para pekerja ialah Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) pimpinan Egianus Kogoya.

Egianus Kogeya
Egianus Kogeya (TPNPB)

Wiranto menyebut pemerintah tak bakal mengadakan kompromi sedikit pun kepada KKB Egianus Kogoya.

Dikutip dari Tribunnews, hal tersebut disampaikan Wiranto di Kemenkopolhukam, Jakarta Pusat, pada 17 Desember 2018.

"Kita tidak pernah kompromi sebenarnya dengan kelompok itu karena kita enggak equal tidak ada satu kesetaraan antara negara yang sah NKRI dengan kelompok-kelompok seperti itu apakah kelompok kriminal apakah kelompok-kelompok yang menentang keberadaan NKRI," ujar Wiranto.

Wiranto sendiri melihat KKB Egianus Kogoya sebagai orang-orang khilaf, tersesat, dan tak sadarkan diri.

Maka Indonesia sebagai negara yang menjunjung tinggi hukum dan toleransi wajib menerima mereka jika sudah insyaf kelak.

"Kita akan menerima kalau mereka sadar, tapi bukan dalam bentuk negosiasi tak ada negosiasi antara pemerintah dengan kelompok seperti itu," ucap Wiranto.

Sementara itu, beredar kabar jika KKB Egianus Kogoya sudah menguasai beberapa wilayah di Papua.

Namun Wiranto menyebut hal itu hanyalah propaganda yang dilakukan KKB Egianus Kogoya.

Wiranto juga menyebut keberadaan KKB Egianus Kogoya sudah diketahui.

Bukan hanya itu, kekuatan, apa yang mereka lakukan juga sudah diketahui oleh aparat.

Makanya tinggal dilakukan penindakan saja.

"Tadi Pak Kapolri (Tito Karnavian-Red) bilang propaganda-propaganda terus dan kita nggak mau dengarkan kita punya intelijen sendiri. Kita tahu apa yang mereka lakukan, tau kekuatan mereka berapa, di mana mereka ada. tinggal kita selesaikan aja. Jadi jangan dengarkan orang sudah ngacau kok," ujar Wiranto.

Sumber: GridHot.id
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved