Wakli Rakyat Banyak yang Nolak Iuran BPJS Kesehatan Naik,Sri Mulyani Malah Beri Ancaman, Ini Katanya

Wakli Rakyat Banyak yang Nolak Iuran BPJS Kesehatan Naik, Srimulyani Malah Beri Ancaman, Ini Katanya

istimewa
Sri Mulyani 

Wakli Rakyat Banyak yang Nolak Iuran BPJS Kesehatan Naik, Sri Mulyani Malah Beri Ancaman, Ini Katanya

Saat ini tengah ramai penolakan dari para Anggota DPR RI tentang kenaikan iuran BPJS Kesehatan, hal itu malah bertentangan dengan Menteri Keuangan RI, Sri Mulyani.

TRIBUNPEKANBARU.COM, JAKARTA - Dalam Rapat Gabungan anggota DPR  meminta agar iuran untuk peserta bukan penerima upah (PBPU) atau peserta mandiri BPJS Kesehatan batal dinaikkan, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati pun menanggapinya..

Dana Rp 13,5 triliun yang sudah disuntikkan ke BPJS Kesehatan untuk membayarkan iuran peserta Penerima Bantuan Iuran ( PBI) pemerintah pusat dan daerah yang naik dari Rp 23.500 menjadi Rp 42.000 bisa saja ditarik kembali, Sri Mulyani mengatakan.

Pasalnya, BPJS Kesehatan berada dalam kondisi keuangan defisit mencapai Rp 32 triliun di 2019.

"Jika meminta Perpres dibatalkan maka Menkeu yang sudah transfer Rp 13,5 triliun 2019 saya tarik kembali," ujar Sri Mulyani ketika memberikan penjelasan kepada anggota DPR di Jakarta, Selasa (18/2/2020).

Sri Mulyani mengatakan dalam memberikan jaminan sosial kepada masysarakat, pemerintah juga perlu  memerhatikan kondisi keuangan negara.

Terhitung mulai 1 Maret 2019 Kanker Usus tidak ditanggung lagi oleh BPJS Kesehatan
Terhitung mulai 1 Maret 2019 Kanker Usus tidak ditanggung lagi oleh BPJS Kesehatan (kompas.com)

Ditambah lagi, pemberian jaminan sosial terutama dalam hal kesehatan perlu dilakukan secara berkelanjutan.

Namun demikian, BPJS Kesehatan sebagai lembaga yang memberikan pelayanan tersebut justru mencatatkan defisit sejak 2014.

"Sejak program jaminan sosial dilaksanakan 2014 BPJS terus mengalami defisit dengan tren semakin besar tiap tahun. Itu semua harus diakui karena fakta."

Halaman
12
Editor: Hendri Gusmulyadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved