Effendi Sianipar Kunjungi Umat Katolik Pekanbaru, Diskusikan Empat Topik Ini
Terhadap kunjungan ini, Pastor Paroki Gereja Santa Maria, Pastor Emil Sakoikoi, Pr menyambut baik dan mengapresiasi kegiatan ini.
TRIBUNPEKANBARU.COM – Anggota Komisi IV DPR RI Dapil Riau, Effendi Sianipar berkunjung ke Aula Gereja Santa Maria Pekanbaru, Jalan Ahmad Yani, Rabu (11/3/2020).
Politikus PDIP ini berkunjung dalam rangka ramah tamah serta menyerap aspirasi masyarakat, khususnya umat Katolik di Pekanbaru.
Terhadap kunjungan ini, Pastor Paroki Gereja Santa Maria, Pastor Emil Sakoikoi, Pr menyambut baik dan mengapresiasi kegiatan ini.
Menurutnya, kehadiran anggota dewan di tengah-tengah umat memang dibutuhkan untuk menjangkau dan menyerap aspirasi-aspirasi yang selama ini menjadi masalah umat.
“Oleh karena itu, kepada umat yang berkesempatan hadir saat ini, silakan menyampaikan keluh kesahnya agar apa yang bisa dibantu oleh Pak Effendi ini hendaknya bisa terealisasikan dengan baik,”kata Dia.
Hal senada disampaikan Koordinator Acara Pandapotan Sitanggang yang mengajak para peserta untuk menyampaikan pendapat maupun keluh kesah yang selama ini dirasakan sebagai warga negara.
• OTK Tewas dengan Badik di Tangannya di Mapolres Kepulauan Meranti
• Warga Pekanbaru Jadi Terduga Teroris, Diamankan Densus 88 di Payakumbuh Sumbar
“Pada pertemuan ini, peserta berasal dari berbagai unsur Gereja Katolik di Pekanbaru. Mulai Pengurus Gereja Santa Maria dan Santo Paulus, Pemuda Katolik, WKRI dan PMKRI. Dengan demikian, harapan kami hendaknya umat yang hadir saat ini tidak usah sungkan menyampaikan harapannya,” kata Dia.
Pertemuan yang berlangsung sekitar 120 menit ini berlangsung cukup alot.
Peserta yang hadir tampak begitu antusias menyampaikan pertanyaan maupun harapan.
Amatan tribunpekanbaru.com, ada empat pertanyaan yang menjadi sorotan pada diskusi itu; masalah pembangunan rumah ibadah, petani yang kesulitan mencari bantuan, kebakaran hutan dan lahan hingga permintaan bantuan atas renovasi rumah salah satu umat di Santo Paulus.
Persoalan izin mendirikan rumah ibadah di Stasi Arengka, Effendi menjelaskan bahwa selain perjuangan hukum, ada yang luput dari kita, yakni pendekatan humanis.
• SIDANG Lapangan Kasus Karhutla di Riau, Hakim Langsung Melihat Area yang Terbakar di Lahan PT SSS
• DAFTAR Sekarang! OPERASI Bibir Sumbing di Pekanbaru, GRATIS Bagi Warga Riau
Dia menegaskan sebelum mendirikan rumah ibadah, sudah seharusnya kita terlebih dahulu membangun silahturahmi dengan masyarakat setempat
“Bagaimana keterlibatan kita dengan lingkungan sekitar. Apakah kita sudah mengenal dengan baik saudara muslim yang ada di tempat tinggal kita? Sebab, jika hubungan emosional sudah terjalin, maka untuk mengurus izin nantinya akan lebih mudah tanpa adanya penolakan,”paparnya.
Sementara untuk bantuan petani yang tidak mampu, Effendi menuturkan hal tersebut juga menjadi fokus pihaknya sebagai Komisi IV yang menangani persoalan Pertanian.
“Kami menyediakan bantuan berupa alat pertanian, bibit tanaman, dan hewan ternak. Setelah acara ini, silahkan inventaris apa saja yang diperlukan bagi petani-petani kita. Nanti akan saya bawa dan perjuangkan,”jelasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pekanbaru/foto/bank/originals/effendi-sianipar-berkunjung-ke-aula-gereja-santa-maria-pekanbaru.jpg)