Kamis, 7 Mei 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Kampus UIN Suska Riau Lockdown

Kampus UIN Suska Riau LOCKDOWN, Rektor Ungkap Dua Mahasiswa Asal Malaysia Suspect Corona

Rektor UIN Suska Riau, Prof Ahmad Mujahidin mengungkapkan, dua mahasiswa yang suspek corona tersebut keduanya berjenis kelamin laki-laki

Tayang:
Penulis: Syaiful Misgio | Editor: Nolpitos Hendri
Tribun Pekanbaru/Syaiful Misgiono
Kampus UIN Suska Riau LOCKDOWN, Rektor Ungkap Dua Mahasiswa Asal Malaysia Suspect Corona. Foto Rektorat UIN Suska Riau. 

"Berdampak juga. Persentasenya menurun sampai 50 persen sejak tanggal 17 kemarin," ungkapnya.

Menanggapi wabah Covid-19 atau virus corona, jajarannya tetap selalu bersinergi dengan Pemerintah Daerah (Pemda) Kepulauan Meranti. Terlebih, saat ini ia telah meminta para petugas pelayanan untuk mengkenakan masker dan selalu mencuci tangan dengan sabun anti-septik.

"Selain petugas, pemohon juga sudah kita sediakan sabun cuci tangan. Antisipasi itu perlu, mengingat proses pembuatan pasport interaksinya sangat kuat," pungkasnya.

Kapal Ke Malaysia Hanya Menjemput WNI

Pihak Kesyahbandaran Otoritas Jasa Pelabuhan (KSOP) Selatpanjang berusaha untuk memulangkan seluruh Warga Negara Indonesia (WNI) yang berada di Malaysia.

Upaya ini dilakukan mengingat bahwa Malaysia saat ini sudah mengunci negaranya (lockdown) negaranya.

Petugas Keselamatan Berlayar KSOP Selatpanjang Suharto saat ditemui di Pelabuhan Tanjung Harapan, Selatpanjang Kamis (19/3/2020) mengatakan bahwa saat ini penjemputan terhadap WNI di Malaysia masih dilakukan.

"Masih beroperasi, kita kasi untuk dua perjalanan lagi. Pertama Senin kemarin sempat kita stop gak berangkat lagi. Namun berhubung masyarakat kita masih banyak di Batu Pahat kerja di sana akan pulang, jadi kita kasi dua trip lagi untuk menjemput masyarakat kita yang di Malaysia kembali ke Selatpanjang," ungkap Suharto.

Dikatakan Suharto untuk perjalanan ke Malaysia akan dilakukan hingga Sabtu (21/3/2020) mendatang.

Suharto memastikan bahwa penumpang ke luar dari Selatpanjang ke Malaysia tidak ada lagi.

"Yang keluar tidak ada, jadi mereka jemput aja masyarakat kita yang di luar negeri kembali ke daerahnya di Selatpanjang," ujar Suharto.

Hal ini juga dikatakan Suharto karena Negera Malaysia tidak lagi memperbolehkan warga luar masuk negaranya.

Namun Suharto belum bisa menyampaikan berapa orang jumlah WNI yang saat ini berada di Malaysia.  

"Untuk itu kita masih belum mendapat jumlahnya dari pihak agen (kapal)," pungkas Suharto.

Kampus UIN Suska Riau Lockdown - Tribunpekanbaru.com / Syaiful Misgiono.

Halaman 4/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved