Stok APD Covid 19 di Riau Menipis
Dirut RSUD Puri Husada: APD Covid-19 di RSUD Puri Husada Tembilahan Indragiri Hilir Terbatas
Ketersediaan Alat Pelindung Diri (APD) bagi petugas medis di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Puri Husada (PH) Tembilahan masih cukup untuk saat ini
Penulis: T. Muhammad Fadhli | Editor: Nolpitos Hendri
Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan Kepulauan Meranti dr. Misri Hasanto mengatakan bahwa saat ini peningkatkan terhadap Orang Dalam Pantau (ODP) pada hari ini Rabu (25/3/2020) sudah meningkat dari hari sebelumnya 43 orang.
Jumlah yang semakin meningkat ini dikatakan Misri membuat keperluan akan APD dan disinfektan lainnya sangat penting di Kepulauan Meranti.
Dirinya menambahkan sudah mengajukan sejumlah APD dan alat lainnya untuk keperluan petugas di lapangan.
"Kita sudah meming 10.000 rapid rest, 1000 APD, 5.000 kotak masker, kepada pemerintah melalui provinsi namun hingga saat ini belum ada kepada kita," ungkapnya.
Dikatakan Misri alat-alat teeehur sangat dibutuhkan mengingat tim medis tidak hanya ada di ibukota kabupaten yaitu Selatpanjang.
Tapi juga tersebar di seluruh kecamatan yang ada di Kepulauan Meranti.
"Perwakilan masing-masing itu ada di Kecamatan, karena setiap hari tim kita selalu memantau orang yang termasuk ODP maupun ODR, karena kita sudah punya data baik nama dan tempat tinggalnya," ujar Misri.
Dikatakan Misri hal tersebut membuat setiap harinya tim medis yang bertugas harus memperlengkapj dirinya dengan alat-alat yang dimaksudkan sebelumnya.
"Jadi setiap harinya itu yang digunakan. Yang pasti kita saat ini masih kekurangan namun kita bekerja dengan apa yang tersedia saat ini dengan efektif dan efisien," pungkas Misri.
Dirut RSUD Arifin Achmad Minta Bantuan APD
Direktur Utama (Dirut) Rumah Sakit Umum Daerah Arifin Achmad (RSUD-AA) Provinsi Riau Nuzelly Husnedi meminta kepada masyarakat yang memiliki Alat Pelindung Diri (APD) untuk membantu Rumah Sakit.
Ini dipersiapkan bagi tenaga medis yang menangani pasien covid-19.
Diakui Nuzelly Husnedi saat ini memang persediaan masih ada, hanya saja sebagai upaya antisipasi jangka panjang, beberapa waktu ke depan diperlukan untuk stok.
"Silakan menyampaikan bantuannya, kalau masih ada yang punya stok di rumah atau dimanapun di Riau. Kami menghimbau masyarakat agar berperan, ini bukan karena kekurangan namun untuk persiapan kita bila APD yang ada sekarang habis," ujar Nuzelly kepada tribunpekanbaru.com.
Karena menurut Nuzelly, APD untuk tenaga medis ini menjadi sebuah keharusan, sebagai tombak terdepan dalam penanganan dan penyembuhan pasien covid-19.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pekanbaru/foto/bank/originals/kronologi-evakuasi-abk-dari-malaysia-pasien-suspect-virus-corona-ke-rsud-puri-husada-tembilahan-riau.jpg)