Sabtu, 16 Mei 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Virus Corona di Riau

FEATURE - RITUAL Adat Pengobatan Kampung Talang Mamak Tolak Datangnya Wabah Covid-19, Ini Ritualnya

Gilung, Ketua Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (AMAN) Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) mengungkapkan ritual pengobatan kampung tersebut digelar

Tayang:
Tribun Pekanbaru/Bynton Simanungkalit
FEATURE - RITUAL Adat Pengobatan Kampung Talang Mamak Tolak Datangnya Wabah Covid-19, Ini Ritualnya 

"Setelah selesai ritual di hutan keramat, maka selanjutnya para tokoh adat pulang ke rumah batin," kata Gilung. Di rumah Batin, digelar acara penegakan hukum sesuai dengan adat Talang Mamak. "Batin juga berdoa secara adat untuk membuang marabahaya yang masuk ke dalam kampung," kata Gilung.

Gilung menjelaskan ritual ini tidak pernah dilakukan selama 40 tahun belakangan.

"Sekitar 40 tahun lalu ada wabah yang menimpa suku Talang Mamak. Menurut cerita orang tua di Talang Mamak, dalam satu bulan itu sampai 100 orang meninggal, jadi waktu itu dilakukan pengobatan seperti ini," kata Gilung.

Gilung tidak bisa menjelaskan apa nama wabah tersebut.

Namun penderitanya mengalami sakit perut.

Akibat minimnya pelayanan kesehatan untuk suku Talang Mamak ketika itu, sehingga penderita hanya mampu bertahan dalam kurun waktu sehari semalam.

Gilung menyampaikan wabah Covid-19 hingga kinu belum melanda tanah Talang Mamak.

Namun ritual tersebut digelar sebagai bentuk kesiapan masyarakat Talang Mamak.

Gilung menyampaikan, Pandemi Covid-19 sangat berdampak pada acara-acara adat masyarakat Talang Mamak.

Padahal sisi kehidupan masyarakat Talang Mamak tak dapat dipisahkan dari adat.

Pandemi Covid-19 membuat sejumlah acara-acara adat masyarakat Talang Mamak terhenti, salah satunya adat pernikahan.

Seperti kata Gilung, bahwa akibat pandemi Covid-19 para Batin tidak dapat membuat perjanjian untuk mengatur jadwal pelaksanaan acara adat pernikahan.

Gilung menyampaikan bahwa Batin memegang peran penting dalam penentuan tanggal pelaksanaan acara adat.

"Sebelum acara adat digelar harus ada permisi dulu ke Batin, prosesnya dari warga Talang Mamak menjumpai ninik mamak, kemudian ninik mamak menemui ketua adat, ketua adat ke mangku, lalu mangku menyerahkan pesirihan ke batin," kata Gilung.

Dalam pesirihan yang diserahkan itu terdapat daun sirih, pinang, tembakau, gambir, dan kapur.

Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved