Breaking News:

Hasil Rapid Test di Kuansing

Pulang dari Siak, Warga Kuansing Riau yang hasil Rapid Test Positif Demam dan Sakit Tenggorokan

Ayah dan anak yang hasil rapid test-nya positif ternyata baru pulang dari Kabupaten Siak. Anak yang berusia 8 tahun itu demam dan sakit tenggorokan.

istimewa
Juru bicara gugus tugas Covid-19 Kuansing, dr Amelia Nasrin 

TRIBUNPEKANBARU.COM, TELUK KUANTAN - Dua warga Kabupaten kuantan Singing (Kuansing) yang hasil rapid test Covid-19-nya positif, ternyata baru pulang dari Kabupaten Siak.

Perjalanan ke Siak bersama keluarga.

Dua warga tersebut merupakan ayah dan anak. Mereka menjalani rapid test pada Kamis (24/4/2020) di Puskesmas Sungai Sirih, Kecamatan Singingi, Kuansing.

Ayah dan anak tersebut yakni HR, 36 dan NH, 8 tahun.

Kepala Puskesmas Sungai Sirih, Herizon, mengatakan pada Selasa malam (21/4/2020), ayah dan anak tersebut berangkat ke Siak. Bersama sang istri.

Pada Rabu malam (22/4/2020), mereka kembali ke Kuansing.

STORY - Perawat Pasien Covid-19 Teteskan Airmata, Jalani Ramadan Berpisah dengan Keluarga

Nekat Panjat Tembok Setinggi Tujuh Meter, Dua Napi Lapas Bengkalis Riau Kabur

BOLA LOKAL- Ini Kata Manajemen PSPS Riau Terkait Siapa Pengganti Sekjen PSSI Ratu Tisha

"Habis pulang dari Siak, malam itu sang anak sakit. Anak yang berumur 8 tahun itu demam, sakit tenggorokan. Dibawa ke klinik," katanya.

Kamis pagi (23/4/2020), sang anak ditetapkan sebagai Orang Dalam Pemantauan (ODP) . Namun karena ada alat rapid test, pihaknya pun menggelar tes ke si anak dan hasilnya positif.

Setelah itu, pihaknya menggelar tes ke seluruh keluarga yakni kedua orangtuanya dan satu saudaranya.

"Hasil tes, si bapak positif juga. Sedangkan si ibu dan satu lagi anaknya negatif," ujarnya.

Ayah dan anak tersebut saat ini sedang menjalani isolasi mandiri. Pada Minggu (26/4/2020) nanti, pihak RSUD Teluk Kuantan akan mengambil sampel swab pada keduanya.

Tes tersebut masih yang tahap pertama. Sebab, pelaksanaan rapid test perlu dilakukan dua kali, dimana tes kedua dilakukan 10 hari kemudian atau pada 3 Mei 2020 mendatang.

Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kuansing, dr Amelia Nasrin membenarkan ada warga Kuansing yang hasil rapid test-nya positif. Namun ia meminta warga Kuansing tidak panik.

"Ya, ada dua rapid test positif," kata dr Amelia Nasrin, Jumat (24/4/2020).

Ia meminta masyarakat untuk tidak panik. Bisa saja, katanya, hasil positif dalam Rapid Tea tersebut dari virus lain.

"Rapid tes sensitivitasnya hanya 30-70 persen. Jadi mohon jangan panik dulu. Jadi kalau positif bisa juga dari virus lain makanya harus dilakukan pemeriksaan swab untuk memastikan, " katanya. ( Tribunpekanbaru.com / Palti Siahaan)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved