Upadate Virus Corona di Riau
Kasus Covid-19 di Dumai Jadi Perhatian, 10 Pasien Positif Belum Ada Satu pun Yang Sembuh
Kasus pasien positif Covid-19 di Dumai menyita perhatian Gugus Tugas Covid-19 Riau.
Penulis: Syaiful Misgio | Editor: Ilham Yafiz
Pihaknya memperkirakan kluster pertemuan Nakes Teladan di Dumai ini menjadi kluster yang cukup besar dalam penularan Covid-19 di Dumai.
Sebab saat pertemuan Nakes tersebut dihadiri seluruh tenaga kesehatan Puskesmas yang ada di Dumai ikut kegiatan tersebut.
• AVIMAC, Obat Herbal Yang Diklaim Mampu Mempercepat Penyembuhan Pasien Covid-19
"Tapi berapa jumlah pastinya, kita belum dapat laporan, yeng jelas ramai, karena itu pertemuan seluruh tenaga kesehatan di Dumai. Makanya yang tranmisi lokal banyak tenaga kesehatan, kasus terakhir pasien S (40) merupakan pegawai administrasi di salah satu Puskesmas," katanya.
Agar tidak ada lagi tenaga kesehatan di Dumai terpapar Covid-19, Dinas Kesehatan (Diskes) Provinsi Riau dan Kota Dumai akan melakukan tracing kontak kepada seluruh peserta Nakes Teladan tersebut.
• Lebih Mematikan Sejak Musim Flu 1967, Angka Kematian Akibat Covid-19 di Amerika 60.000 Jiwa
"Makanya agar tidak terjadi lagi, kita perlu lakukan tracing kontak secara tepat, siapa-siapa orang yang sudah berkontak erat dengan tenaga kesehatan yang terkena Covid-19," ujarnya.
Selain empat tenaga kesehatan di Dumai, lanjut Mimi, satu tenaga kesahatan dari Pelalawan juga terpapar Covid-19 adalah pasien 18 inisial AS (30) dokter di rumah sakit Pelalawan.
Dengan begitu ada lima tenaga kesehatan di Riau terpapar Covid-19.
"Pasien AS pernah kontak dengan pasien positif Covid-19 inisial RBT (50) dan JG (58) yang didapat dari hasil traking kontak. Pasien AS tertular virus dari pasien RBT dan JG yang tidak jujur mengungkapkan riwayat perjalanan," katanya.
( Tribunpekanbaru.com / Syaiful Misgiono )
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pekanbaru/foto/bank/originals/petugas-medis-mengambil-sampel-darah-jurnalis-saat-rapid-test-covid-19.jpg)