Virus Corona di Siak
Setelah Pasien M Dinyatakan Sembuh dari Covid-19, Siak Nihil Kasus Positif Virus Corona
Setelah M (51) dinyatakan sembuh sejak Senin (27/4/2020) lalu, kasus positif Covid 19 di kabupaten Siak sejauh ini masih nol.
Penulis: Mayonal Putra | Editor: Rinal Maradjo
TRIBUNPEKANBARU.COM, SIAK - Setelah M (51) dinyatakan sembuh sejak Senin (27/4/2020) lalu, kasus positif Covid 19 di kabupaten Siak sejauh ini masih nol.
M merupakan satu-satunya PDP yang positif Covid 19 di Siak dan dinyatakan sembuh setelah dirawat selama 24 hari di RSUD Tengku Rafian Siak.
"Saya bersyukur akhirnya sembuh dari penyakit ini. Awalnya hasil swab saya positif, dua kali tes swab terakhir sudah negatif," kata M (51), pria asal kecamatan Kandis itu.
M juga memuji pelayanan yang diterimanya selama 24 hari dirawat sangat baik.
Meski berstatus PDP positif Covid 19 namun ia rajin mengikuti saran tim medis dan disiplin minum obat.
"Saya minta kepada masyarakat patuhilah himbauan pemerintah sebelum virus ini menyerang kita masing-masing. Jaga jarak aman, pakailah masker dan sering cuci tangan," kata dia.
M masuk ke RSUD Tengku Rafian pada 2 April 2020. Pada 26 April ia dinyatakan sembuh dan diperbolehkan pulang ke rumah.
Selama dirawat di RSUD Siak M mengikuti isolasi secara ketat, tidak dapat dibezuk keluarga dan handaitaulan. Ia menyadari pentingnya mematuhi protokol keamanan Covid 19 agar infeksi virusnya tidak menyebar ke orang lain.
Proses pemulangan M dilepas langsung Direktur RSUD Tengku Rafian, dr Benny Chairuddin.
Bahkan Benny sempat bertanya terkait pelayanan dan proses penyembuhan M selama dirawat.
"Alhamdulillah, saya sangat bersyukur pasien yang awalnya hasil swabnya positif Covid 19 sudah sembuh dan sudah boleh pulang. Beliau juga mengaku puas atas pelayanan yang kita berikan selama beliau dirawat," kata Benny.
Menurut Benny, awalnya pasien tersebut masuk ke RSUD Tengku Rafian Siak mengalami batuk dan suhu tubuh tidak stabil. Pasien juga mempunyai riwayat perjalanan dari Medan, Sumatra Utara sebelumnya.
"Karena terindikasi Covid 19 maka kita rawat di ruang isolasi dengan status PDP. Kemudian dilaksanakan pemeriksaan swab dan hasilnya positif. Setelah diberikan obat dilakukan penyembuhan, hasil swab kedua dan ketiganya negatif," kata Benny.
Sedangkan hasil swab 3 PDP Covid 19 yang meninggal dunia di Kabupaten Siak ternyata negatif.
Hasil swab tersebut milik PDP yang meninggal dunia di Kelurahan Kampung Dalam, seorang warga Tionghoa, SN warga Kelurahan Kampung Rempak dan bayi 42 hari di Minas.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pekanbaru/foto/bank/originals/odp-covid-19-dan-pdp-virus-corona-di-siak-meningkat.jpg)