Update Kasus Covid 19 Riau

Hasil Tracking Klaster Magetan, 4 Orang Di Keritang Indragiri Hilir Kembali Dirujuk Ke Tembilahan

Hasiil Tracking pasien positif Covid-19 tim covid-19 Inhil terhadap klaster Magetan yang menimpa 4 warga Kertitang diputuskan dirujuk ke Tembilahan.

istimewa
Ambulans Puskesmas Kotabaru Seberida Keritang bersiap mengevakuasi seorang warga Kecamatan Keritang untuk dirujuk RSUD PH Tembilahan, Selasa (28/4) siang. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, KERITANG – Tracking terhadap pasien positif Covid-19 terus dilakukan oleh tim gugus tugas covid 19 Kabupaten Inhil.

Khusus tracking terhadap klaster Magetan, 4 orang warga Desa Pasar Kembang, Kecamatan Keritang, Kabupaten Inhil, kembali di rujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Puri Husada (PH) Tembilahan.

4 orang pasien ini memiliki riwayat kontak dengan pasien positif nomor 2 berinisial SAR yang saat ini tengah diisolasi di RSUD PH Tembilahan.

Sir merupakan santri Pondok Pesantren Al-Fatah Temboro, Magetan, Surabaya, Jawa Timur yang diketahui pulang karena libur sekolah.    

Ketua Gugus Tugas Covid-19 Kecamatan Keritang, Hady Rahman, S.Sos menuturkan, 4 pasien tersebut masih satu rumah dengan pasien positif corona nomor 2 di Inhil berinisial Sir.

Satu Warganya Positif Corona, Gugus Tugas Keritang Inhil Tutup Seluruh Pasar di Seluruh Desa

37 ODP Tercatat di Kecamatan Keritang , Inhil, Gugus Tugas Maksimalkan Program Antisipasi Covid 19

“4 pasien dari Desa Pasar Kembang yang merupakan keluarga dari pasien positif nomor 2,” ujar Camat Keritang ini melalui keterangan tertulisnya, Selasa (5/5).

Lebih lanjut Juru Bicara Tim Gugus Covid-19 Inhil, Trio Beni Putra, membenarkan 4 pasien yang merupakan satu rumah pasien positif nomor 2 sedang dirawat di RSUD.

“Sudah kita konfirmasi ke RSUD benar ada pasien yang dirujuk dari kecamatan Keritang sebanyak 4 orang, dan keempatnya merupakan satu rumah dengan pasien positif nomor 2,” ujar Trio saat dikonfirmasi awak media.

Trio menambahkan, meskipun berstatus Orang Tanpa Gejala (OTG), terhadap 4 orang ini akan tetap dilakukan swab tenggorokan guna mengetahui status yang bersangkutan.

“Tetap harus dilakukan swab tenggorokan untuk mengetahui statusnya, karena ada kaitannya dengan pasien positif nomor dua,” pungkas Plt Kadiskominfopers Inhil ini.

Halaman
12
Penulis: T. Muhammad Fadhli
Editor: CandraDani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved