Berita Riau

Tamrin Dengar Ledakan di Plafon,Tiba-tiba Api Muncul Langsung Membesar, Kebakaran di Inhil Riau

Usai berbuka, Tamrin tiba-tiba mendengar suara ledakan dari atas plafon dan seketika itu api langsung membesar.

Tribunpekanbaru/grafis/didik
Ilustrasi Kebakaran Rumah 

TRIBUNPEKANBARU.COM, TEMBILAHAN HULU - Warga di Jalan H Arief Parit XI Gg Kampung Baru I RT 001 RW 002, Kecamatan Tembilahan Hulu, Kabupaten Inhil, Riau mendadak panik saat melihat api.

Indahnya suasana berbuka mendadak mencekam saat si jago merah mengamuk di pemukiman warga pada Kamis (7/5/2020) sekira pukul 18.30 WIB.

Tidak hanya menghanguskan satu unit rumah milik warga, lokasi kebakaran yang berada di belakang SMPN 1 Tembilahan Hulu juga ikut membuat dua ruang sekolah rusak.

Seorang saksi mata, Tamrin yang juga menjadi korban dalam kebakaran hebat itu menuturkan, saat dirinya selesai berbuka puasa tiba-tiba mendengar suara ledakan dari atas plafon dan seketika itu api langsung membesar.

Travel dari Sumbar Tetap Bisa Keluar Masuk Pekanbaru Riau Saat PSBB, Sopir Sebut Tidak Terkendala

Waduh,Ada Tenaga Medis Tak Jujur, Pulang dari Zona Merah Buka Praktik, Berinteraksi dengan Warga

Warga Mengeluh Tak Dapat Bantuan,Camat di Meranti Riau Sebut Data 504 KK Belum Diverifikasi

"Kami langsung keluar untuk menyelamatkan diri dan meminta pertolongan," ujar Tamrin yang menjadi korban kebakaran.

Ganasnya api membuat tidak banyak barang- barang yang bisa diselamatkan oleh Tamrin.

Warga dan petugas berusaha memadamkan api di Jalan H Arief Parit XI Kampung Baru I Kecamatan Tembilahan Hulu, Inhil, Kamis (7/5) malam.
Warga dan petugas berusaha memadamkan api di Jalan H Arief Parit XI Kampung Baru I Kecamatan Tembilahan Hulu, Inhil, Kamis (7/5) malam. (istimewa)

Kapolres Inhil AKBP Indra Duaman, S.IK melalui Kapolsek Tembilahan Hulu AKP Rhino Handoyo menjelaskan, api diduga berasal dari korsleting arus listrik.

Api dengan mudah membesar karena rumah terbuat semi permanen dari kayu.

"Kerugian 1 unit rumah dan 2 ruang kelas SMPN 1 Tembilahan Hulu yang rusak, total kerugian diperkirakan Rp 100 juta. Dalam kejadian tersebut tidak terdapat korban jiwa," ujar Kapolsek.

Kapolsek mengatakan, pada pukul 18.50 WIB, akhirnya api dapat dipadamkan setelah 4 unit mobil pemadam kebakaran (damkar) bersama 1 unit tim Damkar Padupai.

Halaman
12
Penulis: T. Muhammad Fadhli
Editor: Nurul Qomariah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved