Aksi Oknum Guru Cabul di Pesantren Ini Bikin Geleng Kepala: Kenali Modusnya
Santri perempuan yang menjadi korban pencabulan tersebut berasal dari salah satu pondok pesantren di Soreang Kabupaten Bandung.
TRIBUNPEKANBARU.COM -Seorang santri di salah satu pesantren Kabupaten Bandung mengaku telah dicabuli.
Pelakunya ialah EP, yang tak lain adalah seorang Guru.
EP mengaku belum sempat belum sempat menyetubuhi korban.
Padahal, korban mengaku telah menjadi pelampiasan nafsu bejat sang guru sejak ia berusia 14 tahun.
Sambil tertunduk, EP mengatakan bahwa aksi bejat yang dilakukannya tidak sampai menyetubuhi.
"Enggak sampai disetubuhi," ujar EP di Mapolresta Bandung, Soreang Kabupaten Bandung, Selasa (26/5/2020).
Lebih lanjut EP mengatakan, dirinya melakukan aksinya tersebut sudah dua tahun.
"Dua tahun pak, dua tahun," ungkap EP.
• KRONOLOGI Istri Dibunuh Suami Oknum TNI bersama Pelakor di Tapanuli Tengah
• ZODIAK Hari Ini Rabu (27/5/2020): Asmara, Keuangan & Kesehatan, Cek di Sini
• Diburu Polisi Selama 1 Minggu, Pelaku Pembunuh Anang & Robert Ternyata Sembunyi Disini, 3 Bersaudara
EP mengaku khilaf melakukan perbuatannya terhadap santri tersebut.
Ia membantah saat ditanya alasan melakukan aksinya karena tertarik karena korban cantik.
"Enggak, khilaf aja," katanya.
EP melakukan aksinya itu di sekolah dan di rumah kontrakannya.
"Di sekolah dan di kontrakan, di sekolah di ruang seni," tuturnya.
Santri perempuan yang menjadi korban pencabulan tersebut berasal dari salah satu pondok pesantren di Soreang Kabupaten Bandung.
Ia terpaksa merelakan tubuhnya dinikmati gurunya sendiri agar tak diberi sanksi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pekanbaru/foto/bank/originals/tak-tahan-baru-saja-bebas-dari-program-asimilasi-napi-khusus-perkosaan-ini-kembali-cabuli-remaja.jpg)