TIPS Cara Membentuk Kecerdasan Anak, Berikan Stimulasi Sejak Usia 3 Tahun, Berikut Penjelasannya

Stimulasi adalah rangsangan suara (auditori), visual, sentuhan, kinestetik yang diberikan sejak otak bayi mulai berkembang (sejak lahir).

friso.co.id
Anak pintar 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Tidak sedikit orangtua pengin anaknya menjadi cerdas sehingga berlomba-lomba mendaftarkan ke sekolah favorit dengan harga mahal.

Padahal, membentuk anak cerdas bukan sekadar masuk ke sekolah ternamaan tetapi harus mendapatkan stimulus sejak berusia 3 tahun.

Satu di antara cara yang bisa dilakukan adalah melakukan stimulasi. .

Stimulasi adalah rangsangan suara (auditori), visual, sentuhan, kinestetik yang diberikan sejak otak bayi mulai berkembang (sejak lahir).

Tujuan stimulasi adalah merangsang kualitas dan kuantitas sel-sel otak agar dapat bekerja dan berfungsi secara optimal.

Meski demikian, stimulasi untuk anak tidak bisa disamaratakan.

Orangtua harus mengenali kematangan otak anak, agar dapat memberi jenis dan cara stimulasi yang tepat sesuai usianya, serta merasakan manfaat dari stimulasi ini.

Manfaat stimulasi dini terhadap anak

Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) merekomendasikan orangtua untuk lebih giat menstimulasi anak mulai dari lahir hingga usianya menginjak 3 tahun, karena saat itulah otak terus membentuk hubungan antarsel.

Pembentukan dan aktivitas hubungan antarsel ini dapat diintervensi dengan stimulasi (rangsangan) dari lingkungan.

Halaman
1234
Editor: Muhammad Ridho
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved