Rabu, 6 Mei 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Berita Regional

UPDATE Pesta Miras Oplosan di Lapas Bukittinggi: Korban Bertambah, Satu Napi Meninggal Usai Dirawat

Yessy menjelaskan, satu orang napi meninggal di RSUD Bukittinggi, sedangkan dua lainnya meninggal di RSAM Bukittinggi.

Tayang:
Istimewa
Ilustrasi Miras Oplosan 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Miras oplosan kembali menelan korban jiwa di dalam jeruji besi.

Jumlah narapidana yang tewas di Lapas Kelas II A Bukittinggi, Sumatera Barat, usai menggelar pesta minuman haram tersebut meningkat menjadi tiga orang.

Korban terbaru meninggal pada Sabtu (3/5/2025) malam di RSAM Bukittinggi.

Korban meninggal setelah berjuang melawan maut selama empat hari.

Tragedi ini menyusul kematian dua napi lainnya pada Rabu (30/4/2025), yang juga meninggal di rumah sakit berbeda di Bukittinggi.

"Sabtu kemarin meninggal lagi di RSAM Bukittinggi.

Sekarang yang masih dirawat tinggal 1 orang," kata Direktur Utama RSAM Bukittinggi Busril Yant saat dihubungi Kompas.com, Senin (5/5/2025).

Busril menjelaskan seluruh napi yang meninggal didiagnosis mengalami keracunan alkohol. "Diagnosanya sama yaitu keracunan alkohol," jelas Busril.

Baca juga: DETIK-DETIK Kapolres Pelabuhan Belawan Lepas Tembakan saat Bubarkan Tawuran: Satu Remaja Tewas

Baca juga: Berbuntut Panjang, Komisi Yudisial akan Periksa Paula Verhoeven usai Putusan Cerai dengan Baim Wong

Ia menambahkan, satu orang napi yang masih dirawat kini dalam kondisi stabil dan dirawat di bangsal rawat inap.

Secara keseluruhan, ada 23 narapidana yang dilarikan ke rumah sakit setelah diduga mengonsumsi minuman oplosan. Satu orang dirawat di RSUD Bukittinggi dan meninggal dunia, sementara 22 lainnya dirawat di RSAM Bukittinggi.

Dari jumlah tersebut, dua orang meninggal dunia, satu masih dirawat, dan 19 lainnya telah dipulangkan.

Kapolresta Bukittinggi Kombes Pol Yessy Kurniati membenarkan adanya insiden keracunan massal di dalam Lapas. "Benar. Ada kejadian warga binaan Lapas Bukittinggi yang keracunan massal kemarin," kata Yessy, Kamis (1/5/2025).

Yessy menjelaskan, satu orang napi meninggal di RSUD Bukittinggi, sedangkan dua lainnya meninggal di RSAM Bukittinggi.

Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sumatera Barat Marselina Budiningsih menyebut pihaknya telah membentuk tim investigasi bersama Polresta Bukittinggi.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved