Breaking News:

BUTUH Tambahan 7,4 Miliar, Anggaran KPU Kuansing Riau untuk Gelar Pilkada dengan Protokol Covid-19

KPU Kuansing memang diminta oleh KPU Provinsi Riau untuk menghitung penambahan biaya dengan memasukkan protokol Covid-19

Penulis: Dian Maja Palti Siahaan | Editor: Nurul Qomariah
TRIBUN PEKANBARU / PALTI SIAHAAN
Ketua KPU Kuansing, Irwan Yuhendi 

TRIBUNPEKANBARU.COM, TELUK KUANTAN - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kuantan Singingi ( Kuansing) Riau membutuhkan dana tambahan sekitar Rp 7,4 miliar.

Tambahan anggaran tersebut untuk melaksanakan Pilkada sesuai dengan protokol Covid-19.

Biaya gambahan sebesar itu diakui memang masih hitungan kasar.

"Kalau kita gelar sesuai dengan protokol Covid-19, kita butuh tambahan dana sebesar Rp 7,4 miliar," kata Ketua KPU Kuansing Irwan Yuhendi, Kamis (4/6/2020).

Komunikasi Terputus, Belum Sandar Sesuai Jadwal, Kapal Kargo dengan 21 Kru Hilang di Perairan Bali

Kelulusan 6.192 Siswa SMP Sederajat di Pelalawan Riau Diumumkan Besok, Dikirim ke WA Orangtua

Tim Terpadu Diminta Tidak Kendor dalam Penegakan Disiplin Kesehatan Covid-19 di Tembilahan Riau

Seperti diketahui, Pilkada resmi diundur ke 9 Desember 2020, dimana jadwal sebelumnya 23 September. Pengunduran ini akibat pandemi covid-19.

Pilkada serentak yang akan digelar 9 Desember nanti setelah harus menerapkan protokol Covid-19.

KPU Kuansing sendiri kebagian Rp 29,4 miliar untuk menggelar Pilkada. Anggaran tersebut untuk pelaksanaan 23 September. Nah, setelah diundur dana adanya penerapan protokol Covid-19, anggaran pun bertambah.

Irwan mengatakan pihaknya memang diminta oleh KPU Provinsi Riau untuk menghitung penambahan biaya dengan memasukkan protokol Covid-19.

Besaran tambahan ini pun sudah disampaikan ke Pemkab Kuansing.

"Kita sudah koordinasi dengan Pemkab Kuansing lewat Pak Sekda. Besaran anggaran tambahan pun kita sampaikan," katanya.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved