Minggu, 26 April 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

VIRAL, Wajah Jambret Terkena Capture Ponsel Korban saat Video Call, Begini Ciri-cirinya

AP yang sadar bahwa ponsel suaminya itu sudah berpindah tangan ke seorang penjahat.Buru-buru ia menyentuh ikon fitur tangkapan layar (capture)

Editor: Sesri
(ist)
Wajah pelaku jambret yang terkena screen capture karena pemiliknya, warga Sawahan, Surabaya, sedang melakukan video call. 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Wajah jambret terkena capture atau tanggapan layar dari handphone yang diambilnya.

Capture foto wajah jambret ini dilakukan istri korban berinisial AP, warga Sawahan, Surabaya. 

Ceritanya, saat itu AP tengah video call dengan sang suami berinisial FB yang tengah berolahraga jogging, sekira pukul 06.30 WIB, Minggu (28/6/2020).

"Pas sampai Kedungdoro. Kami video call. Awalnya kan gak tau kalau suami lagi di luar, jogging," jelas AP saat dihubungi wartawan surya.co.id, Minggu (28/6/2020).

Di tengah obrolan asyik yang tengah berlangsung, antara pasangan suami istri (pasutri) yang bermukim di sebuah komplek perumahan di Sawahan, Surabaya itu, tampilan layar ponsel yang semula stabil menampilkan wajah suaminya itu, tampak terguncang tak karuan.

Hal itu menandakan ponsel lawan bicaranya diujung telpon sedang tidak stabil, atau oleh suatu sebab, posisi letaknya terguncang.

"Iya sempat layarnya goyang-goyang dulu arahnya ga jelas," tuturnya.

Semula ia mengira hal itu wajar karena suaminya memang sedang berolahraga jogging, dan lokasinya berada di jalanan. 

Namun anehnya, lanjut AP, setelah tampilan layar ponsel dalam frame video call lawan bicaranya itu, mulai berangsur stabil, ternyata yang dilihatnya bukan wajah sang suami. Tapi wajah orang lain.

Ciri-cirinya: diduga berjenis kelamin pria, berkulit sawo matang, dan tampak mengenakan helm warna putih.

Tampak juga ada tahi lalat di salah satu pipinya. 

AP yang sadar bahwa ponsel suaminya itu sudah berpindah tangan ke seorang penjahat.

Buru-buru ia menyentuh ikon fitur tangkapan layar (capture atau screenshoot) pada ponsel miliknya untuk menangkap tampilan wajah si penjahat itu.

Alhasil, wajah si pelaku terekam jelas dalam tangkapan layar tersebut, dan lantas AP unggah ke media sosial Facebook (FB) miliknya.

"Baru lama-lama keliatan muka penjambretnya mungkin mau matikan video callnya. Tapi sebelum dia matikan saya capture mukanya," terangnya.

Sumber: Surya
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved