Tak Tanggung-tanggung 59 Aplikasi Buatan China Diblokir Pemerintah India, Diantaranya TikTok, Wechat
Pemerintah India Berang, 59 aplikasi buatan China diblokir. Di antaranya TikTok, Wechat. Dampak ketegangan kedua negara
Hal itu menandakan pertemuan pertama (pada 22 Juni) tidak berakhir dengan keputusan yang positif.
"Para pemimpin [kedua belah pihak] tidak santai dan banyak [keputusan] yang tidak disepakati. Alih-alih menyelesaikan konflik, keduanya justru akan lebih masif lagi mengerahkan kekuatan," ujarnya seperti yang dilansir dari South China Morning Post.
Kondapali menambahkan setelah pimpinan militer dari kedua negara itu bertemu, para diplomatnya menunjukkan sikap yang "kaku".
Duta Besar China untuk India Sun Weidong mengatakan tentara Indialah yang harus disalahkan karena melewati wilayah teritorial China.
Sementara itu, Duta Besar India untuk China, Vikram Misri memperingatkan akan adanya "riak dan dampak" bagi kedua negara.
Dia menganggap insiden tersebut merupakan tangung jawab China sepenuhnya sehingga China bertanggung jawab bagaimana hubungan kedua negara tersebut ke depan.
Boikot Barang China
Seruan untuk memboikot barang-barang dari China menyeruak ke seluruh India. Menyusul hal tersebut, sebuah laporan melaporkan impor sedang tertunda di pelabuhan India.
Pada Senin (29/6/2020), pemerintah India juga memblokir 59 aplikasi dari China. Termasuk aplikasi-aplikasi populer seperti TikTok, Baidu Maps, dan WeChat.
Pada pidato kenegaraan, Perdana Menteri Narendra Modi berbelasungkawa atas tentara India yang gugur pada insiden tersebut.
Seorang spesialis Asia Selatan dari Shanghai Municipal Centre for International Studies Wang Dehua mengatakan bentrokan tersebut membirakan alasan bagi India untuk mendekati China dengan "kekerasan".
Hal itu akan semakin sulit bagi kedua negara dalam menyelesaikan konflik.
"Modi berkomitmen untuk bersikap agresif kepada China, dan sentimen anti-China di India sedang melambung," sambungnya.
"Tidak mungkin bagi kita untuk menerka aoa yang mereka bahas pada pertemun Selasa ini, tapi mudah-mudahan pertemuan itu akan menurunkan eskalasi," tambahnya.(*)
Artikel ini sudah tayang di Kompas.com
• Presiden Jokowi : Tindak Tegas Pembakar Lahan, Tolong Dijaga kepada Seluruh Jajaran Polda, Polres