Jalani Rapid dan Swab Test, Polres Pelalawan Pindahkan 26 Tahanan ke Lapas Rumbai

Mereka terlebih dahulu menjalani rapid test dan swab test. Hasilnya seua reaktif dan negatif. Jadi memenuhi syarat untuk dipindahkan

istimewa
Kejari Pelalawan Riau kembali memindahkan 26 orang tahanan ke Lembaga Permasyarakatan Khusus Narkotika (LKPN) Rumbai Kota Pekanbaru pada Jumat (3/7/2020). 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PANGKALAN KERINCI - Kejaksaan Negeri (Kejari) Pelalawan Riau kembali memindahkan 26 orang tahanan dalam berbagai perkara.

Mereka dipindahkan ke Lembaga Permasyarakatan Khusus Narkotika (LKPN) Rumbai Kota Pekanbaru pada Jumat (3/7/2020) siang.

Para tahanan yang selama ini dikurung di Rumah Tahanan (Rutan) Polres Pelalawan diangkut ke Pekanbaru oleh petugas penjaga tahanan Kejari Pelalawan.

Kemudian diserahkan ke LKPN Rumbai untuk menjalani hukuman maupun menunggu persidangan.

Kabar Baik, Hari Ini Ada Penambahan 12 Pasien Positif Covid-19 di Riau Dinyatakan Sembuh

Anak dan Suami Nyonya SA Ditetapkan Positif Covid-19, Kasus Bertambah Tiga di Kuansing Riau

BREAKING NEWS Bertambah Empat Kasus Baru Positif Covid-19 di Riau,Termasuk Satu Keluarga di Kuansing

Hal ini dilakukan setelah pihak Lapas membuka akses bagi tahanan untuk dimasukkan.

"Tadi kita kirimkan lagi tahanan yang selama ini dititipkan di Rutan Polres. Rutan yang sebelumnya melakukanlock down, sekarang mulai menerima tahanan," ujar Kepala Kejari Pelalawan, Nophy Tennophero Suoth SH MH, kepada Tribun Pekanbaru.com, Jumat (3/7/2020).

Dijelaskannya, dari 25 tahanan itu 10 diantaranya kasusnya sudah Ingkrah atau memiliki kekuatan hukum tetap.

Sedangkan sebanyak 16 orang lagi masih menjalani persidangan di Pengadilan Negeri (PN) Pelalawan.

Para tahanan akan mengikuti persidangan lanjutan secara online seperti yang telah diterapkan PN dan Kejari Pelalawan sejak pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

Majelis hakim, jaksa, maupun penasihat hukum akan mengikuti sidang di ruang sidang PN Pelalawan.

Sedangkan terdakwa berada di lapas dan menjalani sidang secara virtual.

Hal ini disebabkan para tahanan tidak diizinkan keluar masuk areal lapas, karena riskan dengan paparan Virus Corona

"Mereka terlebih dahulu menjalani rapid test dan swab test. Hasilnya seua reaktif dan negatif. Jadi memenuhi syarat untuk dipindahkan," ucap Kajari Nophy.

Diterangkannya, para tahanan ini terlibat tindak pidana narkotika hingga pencurian yang ada di wilayah hukum Pelalawan.

( Tribunpekanbaru.com / Johannes Wowor Tanjung )

Penulis: johanes
Editor: Nurul Qomariah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved