Waspada Kebakaran Hutan dan Lahan

Ketua DPRD Siak Riau Minta Semua Perusahaan Harus Memiliki Program Desa Bebas Api

Perusahaan yang beroperasi di Siak berkewajiban menjadi areal konsesi dan sekitarnya agar tercegah dari amukan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla)

Tribun Pekanbaru/Mayonal
Ketua DPRD Siak Azmi (pegang bendera) dan Bupati Siak Alfedri saat melepas pendistribusian bantuan Sembako APBD Siak kepada masyarakat terdampak Covid-19, beberapa waktu lalu. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, SIAK - Ketua DPRD Siak H Azmi SE meminta setiap pperusahaan yang beroperasi di wilayah kabupaten Siak harus memiliki Program Desa Bebas Api atau Free Fire Village Program.

Sebab, perusahaan berkewajiban menjadi areal konsesi dan sekitarnya agar tercegah dari amukan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).

"PT RAPP sudah memiliki program tersebut. Kita apresiasi itu. Lalu kita harapkan perusahaan-perusahaan lainnya yang beroperasi khusus di Kabupaten Siak memiliki program yang sama," kata Azmi, Kamis (2/7/2020).

Ia menerangkan, untuk menghadapi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) tidak bisa dilakukan oleh segelintir orang saja.

21,12 Ha Lahan Terbakar hingga Juli 2020, BPBD Kampar Riau Terus Lakukan Mitigasi Cegah Karhutla

Kebakaran Lahan di Rupat Masih Proses Pemadaman, Tim Gabungan BPBD Bengkalis Berjibaku di Lokasi

Stok Garam Ada,Pesawat untuk Taburkan Garam Tak Siaga di Riau, Modifikasi Cuaca Antisipasi Karhutla

Semua elemen masyarakat harus mempunyai kesadaran untuk melakukan pencegahan.

Karena itu seluruh korporasi harus selalu siaga dan aktif memantau lahannya dari potensi kebakaran.

Sebab, ia tidak menginginkan terjadi lagi kebakaran karena kelalaian perusahaan.

Ia menyebut ada banyak perusahaan yang lahannya terbakar.

Bahkan di Siak sudah ada perusahaan yang diadili di pengadilan karena kelalaiannya menjaga amukan Karhutla.

Untuk diketahui, saat ini ada PT Duta Swakarya Indah (DSI) yang sedang disidik oleh Polda Riau akibat kasus Karhutla beberapa bulan lalu.

Halaman
12
Penulis: Mayonal Putra
Editor: Nurul Qomariah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved